SUARA SEMARANG - Kemenangan Jepang atas Jerman dalam Piala Dunia Qatar 2022 membuat netizen menyinggung proyek Blue Lock.
Hal itu membuat orang-orang penasaran apa arti dan konteks proyek Blue Lock yang disebut dan heboh di media sosial itu.
Sebenarnya Blue Lock adalah judul anime yang diangkat dari manga berjudul sama yang baru-baru ini rilis.
Saat ini anime Blue Lock sudah sampai pada episode 7 dan rilis tiap Minggu.
Lantas, apa itu proyek Blue Lock? Dalam manga dan anime dijelaskan bahwa proyek Blue Lock adalah program pencarian striker nomor satu Timnas Jepang.
Pemerintah Jepang merasa prestasi timnas mereka di Piala Dunia sangat sulit untuk menembus gelar juara.
Oleh karena itu, pemerintah dan asosiasi sepakbola Jepang berinisiatif untuk membuat proyek Blue Lock ini.
Caranya adalah mengumpulkan 300 striker usia muda untuk dikarantina dalam satu gedung dengan fasilitas lengkap.
Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok dan menerapkan sistem ranking.
Baca Juga: Kejar Target Pra Penjualan Rp 1,45 Triliun, LPCK Tawarkan Newville
Bagi siapa pun yang menjadi ranking satu dalam proyek Blue Lock, maka akan menjadi striker nomor satu di Timnas Jepang.
Tujuannya adalah untuk membawa kemenangan bagi Timnas Jepang di Piala Dunia dan membuat striker tersebut menjadi bomber nomor satu di dunia.
Namun dalam proyek Blue Lock sangatlah ketat. Para striker dipaksa untuk menjalankan latihan yang tidak biasa.
Bahkan mereka diminta untuk membentuk satu tim yang semua anggotanya adalah striker.
Tentu saja ini akan menjadi konflik tersendiri karena setiap striker memiliki sikap egois ingin mencetak gol.
Semua orang yang ingin berposisi sebagai striker harus berunding siapa yang mau mengalah untuk menjadi bek, kiper, dan pemain tengah.
Berita Terkait
-
Riwayat Kemenangan Mengejutkan Wakil Asia di Piala Dunia, Terbaru Jepang Bungkam Jerman
-
Profil Takuma Asano, Pencetak Gol Kemenangan Jepang yang Larinya Diejek Rudiger
-
Kisah Para Ronin Dan Keberanian Jepang Hancurkan Jerman Di Piala Dunia 2022 Qatar
-
Melihat Gunung Purba Tempat Para Astronaut Latihan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, BluntSheep Ubah 'Cinderella' Jadi Lagu Pop Rock yang Lebih Enerjik!
-
Rombongan Pertama Calon Haji asal Pekanbaru Berangkat ke Tanah Suci
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Siap-Siap War Tiket, Rhoma Irama x Maliq & DEssentials Bakal Satu Panggung di OTW Pestapora
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
Penemuan Cadangan Gas Raksasa di Cekungan Kutai, Kaltim Ingin PI 10 Persen
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket