/
Minggu, 04 Desember 2022 | 09:50 WIB
Profil Poramet Arjvirai, striker debutan Timnas Thailand di Piala AFF 2022, Namun kini tampaknya strategi yang dipakai Alexandre Polking untuk Thailand mengaplikasi Shin Tae Yong di Timnas Indonesia (Instagram/@poramet.a)

SUARA SEMARANG - Thailand sudah mempersiapkan diri untuk Piala AFF 2022 dengan strategi baru yang berbeda pada ajang musim sebelumnya, sang pelatih Alexandre Polking punya kejutan mirip Shin Tae Yong di Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Kejuaran bergengsi Asia Tenggara Piala AFF 2022 segera dimulai usai gelaran Piala Dunia Qatar 2022, pelatih Timnas Thailand Alexandre Polking rombak besar-besaran skuad, sedikit mengaplikasi strategi Shin Tae Yong pada 2020.

Di mana pada Piala AFF Singapura 2020 yang diselenggarakan tahun lalu itu, Shin Tae Yong pelatih Timnas Indonesia pakai skuad muda, beda dengan pelatih Thailand Alexandre Polking dengan para pemain senior.

Namun kini tampaknya strategi yang dipakai Alexandre Polking untuk Timnas Thailand mengaplikasi Shin Tae Yong di Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020 dengan pakai tenaga muda.

Ya, melansir laman Suara Pelatih timnas Thailand, Alexandre Polking, ternyata hanya membawa delapan pemain dari skuad juara Piala AFF 2020 untuk menghadapi turnamen kali ini.

Sudah terjadi perombakan besar-besaran dari skuad juara timnas Thailand pada Piala AFF 2020 lalu untuk turnamen tahun ini.

Bahkan Timnas Thailand tak diperkuat Chanathip Songkrasin, pemain penting skuad tersebut dengan suatu alasan.

Namun begitu, skuad Gajah Perang tetap tak main-main untuk jadi favorit juara di Piala AFF 2022 tahun ini.

Chanatip Songkrasin (sumber: AFP)

Manajer timnas Thailand, Madam Pang membicarakan hal tersebut.

Baca Juga: Dalih Manis Mayor Bagas Firmasiaga Perwira Paspampres, Pakai Bujuk Rayu Perkosa Prajurit Kostrad di Hotel, Padahal Kondisinya...

Adapun timnya tetap memiliki komposisi skuad yang tangguh, walau hanya pakai delapan pemain dari skuad juara edisi lalu.

Madam Pang mengatakan, Alexandre Polking telah menemukan kombinasi baru campuran generasi muda dan senior.

Ya, itu sudah dibat kombinasi pemain-pemain andalan generasi muda dengan beberapa pemain senior berpengalaman.

“Mengenai 24 pemain di set ini, saya berpendapat bahwa ini adalah susunan pemain yang siap dan terbaik untuk saat ini,” kata Madam Pang, seperti dikutip dari TH Sport.

Generasi muda yang dimainkan itu akan melengkapi kemampuan para seniornya.

“Meskipun hanya tersisa delapan pemain dari set kejuaraan terakhir (Piala AFF 2020), tetapi mereka diisi dengan generasi muda baru yang belum dimainkan,” kata dia.

Load More