Suara.com - Berikut lima pemain Asia dengan nilai pasar termahal di Piala Dunia 2022 ini, di mana posisi pertama dihuni oleh anak asuh Shin Tae-yong semasa masih melatih Korea Selatan.
Sepak terjang wakil-wakil Asia di kancah Piala Dunia 2022 ini cukup menyita banyak perhatian. Pasalnya, wakil-wakil benua kuning mampu menghadirkan kejutan.
Kejutan ini terlihat dari banyaknya wakil Asia yang berhasil lolos dari babak grup dan menembus babak 16 besar ajang empat tahunan tersebut.
Dari enam wakil Asia yang berlaga di Piala Dunia 2022 ini, tiga di antaranya berhasil menembus fase gugur, yakni Australia, Jepang, dan Korea Selatan.
Sedangkan tiga wakil lainnya, yakni tuan rumah penyelenggaraan yakni Qatar, kemudian Iran, dan Arab Saudi harus terhenti di babak grup.
Banyaknya wakil Asia yang melaju ke babak 16 besar ini melebihi wakil Amerika Selatan (CONMEBOL) dan Afrika (CAF) yang hanya meloloskan dua negara saja.
Tak ayal, kiprah para wakilnya ini di kancah Piala Dunia 2022 menandakan sepak bola Asia kini mulai mengalami kemajuan.
Kemajuan sepak bola Asia juga tak lepas dari banyaknya pemainnya yang berkarier di Eropa dan mampu menjadi bintang bagi klub-klubnya.
Karena berhasil menjadi bintang di Eropa, beberapa pemain Asia ini memiliki nilai pasar yang mahal, atau hampir setara para pemain top lainnya.
Lantas, siapa saja para pemain Asia dengan nilai pasar termahal di Piala Dunia 2022 ini? berikut daftarnya.
5. Mehdi Taremi (Iran)
Mehdi Taremi merupakan penyerang andalan Iran. Ia menjadi andalan tim berjuluk Team Melli tersebut di Piala Dunia 2022 ini.
Kehebatannya sebagai penyerang terbukti lewat dua golnya dalam tiga laga fase grup Piala Dunia 2022. Hebatnya, dua gol itu dicetaknya ke gawang Inggris.
Penyerang FC Porto ini pun menjadi salah satu pemain termahal Asia di Piala Dunia 2022. Diketahui, ia punya nilai pasar mencapai 20 juta euro atau setara Rp325 miliar.
4. Takehiro Tomiyasu (Jepang)
Tag
Berita Terkait
-
10 Fakta Menarik Jelang Belanda vs Amerika Serikat di 16 Besar Piala Dunia 2022
-
Bintang Porno Janji Maraton Seks 18 Jam jika Belanda Kalah di Piala Dunia
-
Alasan Kenapa Kapten Korsel Dijuluki Haji Muhammad Son, Intip Profilnya!
-
Sukses Mainkan Emosi Fans: Deretan Momen Paling Dramatis di Babak Grup Piala Dunia 2022
-
Lakukan Gestur Tutup Mulut saat Hadapi Korea Selatan, Ronaldo Marah Karena Diganti ?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!