SUARA SEMARANG - Hubungan antara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dikaitkan sedang tidak baik-baik saja.
Terutama jika menyinggung soal peluang siapa yang akan maju menjadi bakal calon presiden dari PDIP apakah Ganjar Pranowo atau Puan Maharani pada Pilpres 2024.
Ganjar Pranowo sedang naik daun, entah dalam survei politik maupun engagment media sosial, namanya lebih berkibar dibandingkan dengan Puan Maharani.
Puan Maharani juga tak mau kalah, aneka jenis baliho dengan ukuran besar membentangkan wajah dia, disertai dengan tagline kebanggaannya.
Meski begitu, terbaru, Ganjar Pranowo menyatakan bahwa ia mengucapkan terimakasih kepada Puan Maharani.
Seolah ingin membuktikan bahwa antara Ganjar Pranowo dengan Puan Maharani baik-baik saja atau tidak ada konflik internal.
Menurut Ganjar Pranowo, sosok Puan Maharani merupakan panglima tempur saat dirinya maju dalam Pilgub Jateng.
Ganjar menceritakan jasa besar Puan Maharani yang melenggangkan namanya menjadi Gubernur Jateng pada 2013 bersama wakilnya di periode pertama, Heru Sudjatmoko.
Kala itu, Ganjar Pranowo yang datang sebagai pemain baru di Jateng melawan incumbent yang kuat Bibit Waluyo.
Baca Juga: Peluang Pertama Ridho Syuhada Langsung Berbuah Gol untuk PSIS Semarang
Ganjar ditugaskan oleh Megawati Soekarnoputri untuk maju dalam Pilgub Jateng 2013. Ia menjelaskan sukses kaderisasi di PDIP antara dirinya dengan Puan Maharani.
"Aku kan dua periode di DPRP RI mas, belum selesai mas periode kedua, langsung 'kamu maju ke Jawa Tengah' lawannya incumbent popularitas saya sedikit, dikeroyok partai," ucap Ganjar Pranowo, dalam akun Instagram pribadinya, Selasa (6/12/2022).
Ganjar pun mengakui, kaderisasi yang dibentuk Megawati Soekarnoputri berjalan sukses untuk membawa dia ke kursi Gubernur Jateng. Hal tersebut salah satunya berkat Puan Maharani.
"Mbak Puan Maharani panglima tempurnya," kata Ganjar.
Selain Puan Maharani yang ikut turun untuk mendongkrak elektabilitas dan popularitasnya, juga Megawati Soekarnoputri ikut turun gunung.
"Bu Mega ikut kampanye saat itu, mas Taufik ikut bantu," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Mak Ganjar Jawa Tengah Bantu Korban Terdampak Banjir di Kabupaten Pati
-
Gerak Cepat Relawan Srikandi Ganjar Jawa Tengah Bantu Korban Terdampak Banjir Kabupaten Pati
-
Kemeriahan Ribuan Warga Desa di Karanganyar Saat Dukung Ganjar Presiden
-
Berkomitmen Majukan Pesantren dan Desa Jadi Alasan Ratusan Santri Suarakan 'Ganjar Presiden 2024'
-
Peduli Pada Budaya Bangsa Jadi Alasan Warga Desa di Semarang Dukung Ganjar Presiden
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon
-
UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?
-
Bruno Fernandes Menggila! Tinggal Selangkah Pecahkan Rekor Legendaris Thierry Henry
-
Antrean BBM Mengular di SPBU Pekanbaru, tapi Pertamina Sebut Stok Aman
-
Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan
-
Bareng Ed Sheeran, Elkan Baggott Rayakan Ipswich Town Promosi ke Premier League
-
4 Cleansing Balm Bersihkan Makeup Remover, Harga Affordable Cuma Rp24 Ribu
-
Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI
-
5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
-
Arsenal Hajar Fulham, Keputusan Kontroversial Mikel Arteta Jadi Sorotan