/
Rabu, 21 Desember 2022 | 18:33 WIB
Ilustrasi Hari Ibu sosok ibu begitu mulia hingga Al Quran menyebut dalam ayat-ayatnya. (Pixabay)

* * * *

Artinya: “Dan istri Fir‘aun berkata, “(Dia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan dia bermanfaat bagi kita atau kita ambil dia sebagai anak,” sedang mereka tidak menyadari. (9) Dan hati ibu Musa menjadi kosong. Sungguh, hampir saja dia menyatakannya (rahasia tentang Musa), seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, agar dia termasuk orang-orang yang beriman (kepada janji Allah). (10) Dan dia (ibunya Musa) berkata kepada saudara perempuan Musa, “Ikutilah dia (Musa).” Maka kelihatan olehnya (Musa) dari jauh, sedang mereka tidak menyadarinya. (11) Dan Kami cegah dia (Musa) menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusuinya sebelum itu. Maka berkatalah dia (saudaranya Musa), “Maukah aku tunjukkan kepadamu, keluarga yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik padanya?” (12) Maka Kami kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar merasa senang hatinya dan tidak bersedih hati, dan agar dia mengetahui bahwa janji Allah adalah benar, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahuinya.”

4. Surat Luqman Ayat 14-15

*

Artinya:“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan payah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada -Ku lah tempat kembalimu. (14) Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan -Ku dengan sesuatu yang engkau tidak memiliki pengetahuan tentang itu, maka janganlah engkau mematuhi keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku lah tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

5. Surat Ahqaf Ayat 15

Artinya: “Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah beranjak dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai. Dan berilah aku kebaikan yang akan terus mengalir sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau, dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.”

6. Surat Ali Imran Ayat 35-36 

*

Baca Juga: Cantik Parah, Sridevi Pakai Gaun Pink Mirip Ibu Peri, Syuting Konsep Grand Final D'Academy 8 Desember 2022

Artinya: “(Ingatlah), ketika istri Imran berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada-Mu, apa (janin) yang dalam kandunganku (kelak) menjadi hamba yang mengabdi (kepada-Mu), maka terimalah (nazar itu) dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (35) Maka pada saat melahirkan, dia berkata, “Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan.” Padahal Allah lebih tahu tentang apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidaklah sama dengan perempuan. ”Dan sesungguhnya aku memberinya nama Maryam, dan aku memohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk.”

Demikian ayat Al Quran menyebut nama ibu yang begitu mulia dengan sosok yang kuat dari mengandung, melahirkan, mendidik, membesarkan dan mengasuh anak-anaknya agar menjadi hamba yang taat kepada Allah SWT.

Load More