SUARA SEMARANG - Pemilik PSIS Semarang berencana membangun stadion secara mandiri yang berlokasi di Mangkang Kota Semarang.
Stadion Mangkang disebut Bos PSIS Semarang memiliki luas 5 hektare atau 4 kali lipatnya dari Training Center yang ada di Salamsari Boja Kendal.
Terkait pembangunanya, Bos PSIS Semarang Junianto telah membeberkan rencana pembangunan Stadion Mangkang yang akan menjadikan satu-satunya klub di Indonesia.
Menjabat sebagai Komisaris PSIS Semarang, Junianto fokus pada infrastruktur fisik yang mendukung sebuah klub sepakbola.
Saat ini, lanjut pemilik saham PSIS Semarang tersebut, telah dibangun TC Salamsari yang ada di Boja Kabupaten Kendal berkapasitas 1.000 tempat duduk dan bisa ditambah lagi.
Usai membangun lokasi TC yang memiliki mes pemain, lapangan futsal, badminton dan gym tersebut, Bos PSIS Semarang itu membeberkan rencana membangun Stadion Mangkang.
"Kalai stadion kita, yang di Mangkang Kaliwungu luasnya 5 hektare. Empat kali ini (Training Center)," kata Junianto yang mengakuisisi saham PSIS Semarang di awal musim ini.
Di akun instagramnya, @anto_van_java, Junianto juga membeberkan kapan akan dibangun Stadion Mangkang.
Menurut Bos PSIS Semarang tersebut, tidak dalam jangka dekat, karena harus menyelesaikan TC Salamsari Boja terlebih dahulu.
Untuk membangun TC Salamsari yang semula disebut untuk klub PSIS Semarang itu, ia harus merogoh dan yang cukup besar.
Ia membahasakan dengan guyonan "harus rogoh kantong kanan dan kiri cukup dalam" dan saat ini proses pembangunan berjalan sudah setahun.
"Kita nunggu dulu, kita bikin infrastruktur dulu saja," lanjut Junianto terkait kapan pembangunan Stadion Mangkang.
Terbaru, Bos PSIS Semarang ini mengabarkan jika TC Salamsari sudah sampai tahap pengerjaan tribun.
Nantinya akan dilanjutkan dengan pengerjaan mes untuk para pemain kemudian tempat gym sebagai fasilitas pendukung.
Untuk pinggir lapangan, rencananya akan dibuat videotron sehingga akan lebih menarik, selain pemasangan 4 titik lampu yang terang agar lapangan bisa digunakan malam hari.
Berita Terkait
-
Berikut Daftar Klub BRI Liga 1 Tanpa Pelatih Kepala
-
Bos PSIS Semarang Junianto Ditawari Beli Klub Liga 1 Seharga Rp 100 Miliar, Saingi Laskar Mahesa Jenar?
-
Update The Pakuwon Mall Semarang Awal 2023, Wali Kota Semarang: Sudah Proses Jadi Ikon Baru Kota Lumpia
-
Pecah Rekor, Luis Milla Lewati Catatan Robert Alberts di Persib Bandung Usai 9 Laga
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global
-
Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan
-
Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri