SUARA SEMARANG - Carlos Fortes harus menepi dalam waktu cukup panjang karena Dokter PSIS Semarang menyampaikan adanya cidera serius di otot kakinya.
Fisioterapis PSIS Semarang, Sigit Pramudya menyampaikan Carlos Fortes mengalami robekan otot bicep femoris di kaki kanan.
Dengan kondisi itu, carlos Fortes harus menepi setidaknya 4 pekan dan melewatkan sejumlah laga PSIS Semarang.
Tim medis PSIS Semarang menyampaikan jika Carlos Fortes telah menjalani Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan konsultasi ke dokter spesialis ortopedi.
Hasilnya, Carlos Fortes yang merupakan penyerang PSIS Semarang asal Portugal tersebut mengalami robekan di otot bicep femoris (salah satu otot pembentuk grup otot hamstring) kaki kanan.
Untuk mempercepat pemulihan, striker PSIS Semarang tersebut harus menjalani perawatan dan nantinya akan istirahat total dalam beberapa pekan.
Diantaranya adalah diambil tindakan suntikan injeksi platelet rich plasma (PRP) yang merupakan salah satu terapi biologis untuk menghilangkan rasa nyeri dan meningkatkan kembali fungsi otot tersebut.
"Setelah itu Fortes harus istirahat total selama beberapa minggu pasca cedera agar proses penyambungan/recovery berjalan dengan baik,” lanjut Sigit.
Setelah itu nanti, tahap pemulihan cidera Carlos Fortes masuk program penguatan bersama fisioterapi, di fase penguatan dan nanti dilakukan tes fungsional.
Jika hasil tes bagus maka akan dilanjutkan oleh physical coach untuk meningkatkan kondisi fisik Carlos Fortes pada level siap untuk pertandingan
Manajemen dan tim medis PSIS Semarang juga memohon doa dari seluruh pendukung PSIS supaya kondisi Fortes lebih cepat pulih dari proses pemulihan cedera kali ini.
Terkait bek Wahyu Prasetyo dan kiper PSIS Semarang Adi Satryo yang juga mengalami cedera saat menghadapi Persik, saat ini sudah berlatih normal dengan pemain lainnya.
Hanya saja, Carlos Fortes akan absen di laga PSIS Semarang melawan Dewa United di awal pekan depan.***
Berita Terkait
-
Bangun Stadion Mangkang, Pemilik PSIS Semarang Alokasikan Lahan 5 Hektare dan Satu-Satunya Klub di Indonesia
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Sabtu, 11 Februari 2023
-
Bos PSIS Semarang Junianto Ditawari Beli Klub Liga 1 Seharga Rp 100 Miliar, Saingi Laskar Mahesa Jenar?
-
Update The Pakuwon Mall Semarang Awal 2023, Wali Kota Semarang: Sudah Proses Jadi Ikon Baru Kota Lumpia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?
-
42 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Daily Gifts Pemain 117 dan 1.000 Rank Up Menanti
-
Malam Mencekam di Bandar Lampung: Perjuangan Tim SAR Evakuasi 109 Warga dari Kepungan Banjir
-
Harga Google Pixel 9 Terbaru April 2026 di Indonesia, Ini Keunggulannya
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus
-
1,9 Juta Kendaraan di Sulsel Nunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp1,7 Triliun
-
Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG