SUARA SEMARANG - PSIS Semarang rugi miliaran rupiah saat laga melawan Persis Solo tanpa penonton.
Sesuai rekomendasi dari kepolisian, laga PSIS Semarang kontra Persis Solo yang semestinya digelar di Stadion Jatidiri dengan dukungan penonton pun batal terjadi.
Kerugian PSIS Semarang tersebut jika dihitung dari potensi pemasukan tiket yang didapat dari penton langsung di stadion.
Dalam unggahan akun resminya, @psisfcofficial PSIS Semarang mengumumkan laga derby Jateng tersebut tanpa penonton.
"Berdasarkan surat rekomendasi dari pihak kepolisian, laga PSIS Semarang vs Persis Solo digelar tanpa penonton," tulis akun tersebut, kamis (16/2/2023).
Manajemen PSIS Semarang meminta semua suporter mematuhi aturan tersebut dan tidak datang ke Stadion Jatidiri.
Jika menilik dari pemasukan, maka manajemen PSIS Semarang tekor miliaran rupiah akibat laga seru itu tanpa penonton.
Hal itu bisa dikalkulasi dari potensi tempat duduk di Stadion Jatidiri yang merupakan kandang PSIS Semarang dikalikan dengan harga tiket.
Stadion Jatidiri memiliki kapasitas 25 ribu tempat duduk, sementara manajemen PSIS Semarang memberikan harga tiket dalam tiga level yakni Rp 75 ribu, Rp 120 ribu dan Rp 200 ribu.
Baca Juga: Bobotoh Kena Senggol Polres Bogor, Persib Bandung Terancam Dirugikan
Jika diambil harga terendah Rp 75 ribu dikalikan 25 ribu tempat duduk maka nominal bisa mencapai Rp 1,875 miliar.
Misalnya tempat duduk di stadion homebase PSIS Semarang tersebut hanya terisi setengahnya atau sekitar 20 ribu tempat duduk saja, nominal kerugian bisa lebih dari Rp 937,5 juta.
Tanpa adanya penonton di laga PSIS Semarang lawan klub promosi Persis Solo juga jadi sorotan suporter.
"Terus oleh pemasukan soko ndi klub ku pak (Lalu dapat pemasukan dari mana klub saya pak)," tulis akun @smgfootball.
"Saran saya: lebih baik tanpa penonton tim tamu, suporter semarang harus boleh datang karena bisa untuk suport pemain psis dan pemasukan untuk manajemen...buat Banding dengan kepolisian dong panpel," @faisal_wibowo.
Kekecewaan dirasakan suporter PSIS Semarang yang sudah merencanakan menyaksikan laga lawan Persis Solo di Stadion yang baru selesai direnovasi ini.***
Berita Terkait
-
Kasus Diabetes Anak di Kota Semarang Meningkat, Hati-hati Jika Lihat Anak Sering Main HP Tanpa Aktivitas Fisik
-
Sepak Terjang Gilbert Agius, Pelatih Baru PSIS Semarang
-
PSIS Semarang Kenalkan Pelatih Baru Gilbert Agius, Ternyata Pernah Latih Taisei Marukawa
-
BRI Liga 1: PSIS Semarang Menjamu Persis Solo di Stadion Jatidiri Tanpa Penonton
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?