/
Jum'at, 24 Februari 2023 | 07:23 WIB
Mario Dandy Satriyo (Twitter)

SUARA SEMARANG - Kabar Mario Dandy Satrio yang menganiaya anak pengurus GP Ansor di bawah umur hingga koma menyeret institusi SMA Taruna Nusantara Magelang.

Banyak kabar beredar mengenai SMA Taruna Nusantara Magelang, yang menjadi sekolah Mario Dandy Satrio.

Namun belakangan terungkap fakta bahwa Mario Dandy Satrio bukan merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang.

Tersangka yang merupakan anak dari pejabat di Ditjen Pajak tersebut memang pernah bersekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang.

Namun rupanya jenjang pendidikan Mario Dandy Satrio di SMA Taruna Nusantara Magelang tidak sampai lulus.

Kepala Humas SMA Taruna Nusantara Magelang, Cecep Iskandar memberikan klarifikasi mengenai kabar yang dinarasikan bahwa Mario Dandy Satrio adalah alumni dari sekolah tersebut.

Melalui siaran persnya, yang diunggah di media sosial SMA Taruna Nusantara Magelang, pihaknya meluruskan soal kabar itu.

Berikut ini klarifikasi lengkap dari SMA Taruna Nusantara Magelang terkait Mario Dandy Satrio:

"Dalam rangka memberikan klarifikasi terkait berita viral tersangka tindak kekerasan yang dikabarkan sebagai lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang.

Baca Juga: Tingkatkan Ekonomi, GMC Banten Ajak Masyarakat Berbudi Daya Ikan Nila dengan Sistem Bioflok

Kami ingin meluruskan bahwa tersangka MDS bukan lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang. Yang bersangkutan pernah bersekolah di sekolah kami sampai dengan kelas XI, tetapi kemudian pindah sekolah dari SMA Taruna Nusantara Magelang sesuai surat Keterangan Pindah Sekolah No.Sket/566/VII/2023 tanggal 5 Juli 2021.

Demikian klarifikasi dari pihak SMA Taruna Nusantara Magelang, terima kasih atas perhatiannya."

Itulah klarifikasi lengkap dari pihak SMA Taruna Nusantara Magelang soal tersangka Mario Dandy Satrio.

Load More