SUARA SEMARANG - DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar naik kelas. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar pelatihan dan workshop photo product UMKM.
Workshop digelar di ruang Halfmoon Hotel Room Inc, Jalan Pemuda, Semarang, Minggu (26/2/2023). Workshop yang diikuti 50 orang pelaku UMKM di Kota Semarang itu diisi 3 orang narasumber.
Materi yang disampaikan yaitu cara mengambil foto produk yang baik menggunakan handphone (HP) dilihat dari sisi pencahayaan, background, penataan, dan lainnya. Termasuk bagaimana melindungi hasil foto.
"Saya sebagai anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, memang berhubungan dengan UMKM. Karenanya, saya mendorong warga di daerah Semarang Utara, Semarang Timur, Semarang Tengah, untuk bisa naik kelas. Utamanya kelas usaha kecil dan mikro," kata ketua DPD PSI Kota Semarang, Melly Pangestu.
Pelatihan dan workshop tersebut merupakan tahap awal. Rencananya akan ada kelas pelatihan lanjutan yang digelar DPD PSI Kota Semarang untuk membantu para pelaku UMKM agar berkembang.
"Pelatihan dan workshop ini tidak berhenti sekali saja. Nantinya ada pelatihan lanjutan dengan berbagai tema. Misal mengenai bagaimana packaging yang baik agar produk terlihat menarik," ujarnya.
Tak hanya itu saja, lanjutnya, pelatihan lanjutan juga akan mencakup mengenai pemasaran, yang mana selama ini menjadi salah satu kendala para pelaku UMKM untuk berkembang.
"Di era digital ini, harus dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara digital juga. Sehingga pelaku UMKM tidak hanya mengandalkan pemasaran secara offline, tapi juga online," jelasnya.
Pemasaran online, lebih lanjut lagi, tidak hanya terfokus pada marketplace saja yang notabene mengharuskan pelaku UMKM harus membuka toko online. Namun cara yang paling sederhana yaitu memasarkan produk melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Baca Juga: 5 Tips untuk Bisa Mendapatkan Buku dengan Harga yang Murah, Sudah Tahu?
"Cara-cara itulah yang nantinya kita ajarkan kepada para pelaku UMKM. Jika mereka mampu, maka akan jauh lebih baik lagi jika sudah merambah marketplace," tandasnya.
Diketahui, data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, ada 29.152 pelaku UMKM di Kota Semarang yang terdata. Jumlah tersebut terus bertambah seiring meningkatnya tingkat perekonomian masyarakat.
Seorang peserta, Stefanus Bagus menyampaikan terima kasih atas pelatihan dan workshop photo product yang digelar DPD PSI Kota Semarang. Dengan adanya pelatihan tersebut, ia merasa terbantu untuk mengetahui cara memasarkan dari foto produknya.
"Kami sangat berterima kasih dengan adanya pelatihan ini. Harapannya akan ada pelatihan-pelatihan lanjutan lagi agar kami sebagai pelaku UMKM bisa lebih berkembang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Jerat Investasi Bodong di Balik Getah Karet: Kisah Warga Way Kanan Terperangkap Janji Palsu
-
Klub Semenjana dengan Jersey 'Menyala', Ada Eks Tim Jay Idzes
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri
-
Dituding Sebagai SAM Pelaku Pelecehan Sejenis, Ustaz Solmed Laporkan Penyebar Fitnah
-
Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%
-
Jin Ki Joo dan Kim Sung Cheol Resmi Bintangi Drama Medis Sleeping Doctor
-
Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat
-
Tergiur Fatamorgana Penggandaan Uang, Kades di Magetan Tumbalkan Dana Desa
-
Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya
-
Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan