SUARA SEMARANG - Bawaslu ingin memastikan bahwa setiap orang yang sudah berhak memiliki hak pilih sudah terdaftar dalm DPT Pemilu 2024.
Lewat Patroli Pengawasan oleh Bawaslu Kota Semarang kepada masyarakat dengan cara mendatangi langsung atau jemput bola.
Patroli Pengawasan dilakukan Bawaslu Kota Semarang sebagai bentuk menjaga terhadap hak pilih setiap orang agar benar-benar nama mereka ada dalam DPT.
Kegiatan Patroli Pengawasan sebagai wilayah yang pertama dipantau adalah di Semarang Utara.
Patroli Pengawasan berupa aksi simpatik di wilayah semarang utara dengan mendatangi rumah penduduk, tempat usaha, pengemudi angkutan kota, pengemudi becak dan kerumunan warga lainnya.
Bawaslu memastikan mereka sudah dicatat sebagai pemilih pada pemilu 2024, melakukan cek DPT online dilanjutkan dengan memberikan stiker Ayo Awasi Coklit Data Pemilih pemilu 2024.
“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan hak pilih warga masyarakat sudah terakomodir dengan baik melalui cek DPT online," kata Nining Susanti, Anggota Bawaslu kota Semarang, Rabu 1 Maret 2023.
Selain itu, kegiatan patroli juga sebagai ajang mendekatkan diri kepada masyarakat untuk berani melaporkan dugaan pelanggaran ke Bawaslu.
Tak hanya itu lanjut Nining, Patroli pengawasan kawal hak pilih ini juga dilakukan dengan mendatangi beberapa pondok pesantren di kecamatan Gunungpati.
“Salah satu fokus dalam patroli pengawasan memang mendatangi tempat-tempat yang diprediksi penghuninya berpotensi kehilangan hak pilih, seperti pondok pesantren, panti lansia dan daerah relokasi,” katanya.
Patroli pengawasan kawal hak pilih ini akan rutin dilaksanakan dalam sepekan 2 (dua) kali oleh Bawaslu kota Semarang bersama jajaran selama tahapan pemutakhiran data pemilih khususnya ditahapan pencocokan dan penelitian yang akan berakhir pada tanggal 14 Maret 2023.
Patroli Pengawasan ini ditandai dengan menggelar apel patroli pengawasan kawal hak pilih di Aula Kantor Bawaslu Kota Semarang, Senin (27/02/2023) kemarin.
Bawaslu melibatkan semua pegawainya termasuk Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan sekecamatan.
Berita Terkait
-
Kasus Diabetes Anak di Kota Semarang Meningkat, Hati-hati Jika Lihat Anak Sering Main HP Tanpa Aktivitas Fisik
-
Data KPU Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Kota Semarang, Perempuan Lebih Banyak Dibanding Laki laki
-
Bawaslu Libatkan Pramuka Sebagai Pengawas Partisipatif, Taj Yasin Pesan Kawal Pemilu dengan Adil
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU