SUARA SEMARANG - Asnawi Mangkualam mendapatkan kartu merah tak langsung di laga Jeonnam Dragons melawan Gyeongnam.
Kehilangan Asnawi Mangkualam, Jeonnam Dragons yang bermain di kandang sendiri diberondong lima gol tanpa balas.
Saat Asnawi Mangkualam keluar lapangan, sebuah tepukan mengiringi pundaknya dari pelatih Jeonnam Dragons, Lee Jang-kwan.
Asnawi Mangkualam sebenarnya memulai Liga musim ini dengan begitu bagus, yakni 2 kali starter bersama Jeonnam Dragons.
Namun sayang, di pekan kedua ini, sebuah insiden yang harus dilihat melalui VAR mengakibatkan wasit menjatuhkan hukuman kartu merah pada Asnawi Mangkualam.
Kartu Merah yang diterima Asnawi Mangkualam tersebut sejatinya bukan kartu merah langsung, yakni hasil dari 2 kali kartu kuning.
Pelanggaran pertama dilakukan kapten Timnas Indonesia tersebut di menit ke-19' terhadap pemain Gyeongnam nomor 11.
Aksi berebut bola antara Asnawi Mangkualam dengan striker lawan tersebut berujung pelanggaran karena siku tak sengaja mengenai wajah striker lawan.
Sedikit protes, Asnawi akhirnya menerima kartu kuning pertamanya dan mulai bermain berhati-hati.
Baca Juga: CEK FAKTA : BLACKPINK Komentari Persija Telat Booking Stadion GBK Yang Berujung Batal Lawan Persib
Namun sebuah insiden di menit ke-22' membuat Asnawi tak bisa meneruskan laga, usai kakinya tak sengaja menginjak pemain nomor 88 setelah memberikan umpan.
Kejadiannya bermula saat Jeonnam Dragons melakukan serangan dari bawah dan bola berada di kaki Asnawi Mangkualam.
Dikepung 2 pemain lawan, Asnawi Mangkualam bisa memberikan umpan, namun sayang kaki kanannya mengenai kaki lawan saat memberikan umpan tersebut hingga terkapar jatuh.
Wasit sebenarnya tak meniup peluit sebagai tanda pelanggaran dan permainan berjalan terus.
Akan tetapi, setelah mendapatkan protes dari para pemain Gyeongnam, wasit meninjau VAR dilaga tersebut.
Akhirnya wasit memutuskan Asnawi Mangkualam mendapatkan kartu kuning kedua dan otomatis Jeonnam Dragons bermain dengan 10 pemain.
Berita Terkait
-
Duel Speed, Pratama Arhan Kalahkan 9 Pemain Tokyo Verdy
-
Jadi "Kiper" Penyelamat, Asnawi Mangkualam Disebut Monster oleh Penjaga Gawang Jeonnam Dragons
-
Kesurupan Maldini, Tekel Asnawi Mangkualam di Jeonnam Dragons Patahkan Serangan Balik Nomor 11 Anyang
-
Jeonnam Dragons Ubah Posisi Asnawi Mangkualam, Jadi Keuntungan Shin Tae Yong Mainkan Kapten Timnas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
Terkini
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19