SUARA SEMARANG – Terjadi badai perpisahan di tubuh PSIS Semarang yang semakin marak, setelah melepas Reza Irfana, Taufik Hidayat dan lainnya, kini PSIS Semarang harus merelakan Kartika Vedhayanto.
PSIS Semarang, sebuah tim sepak bola yang bermarkas di Jawa Tengah, Indonesia, telah mengalami banyak perubahan dalam skuad mereka belakangan ini.
Setelah kepergian Reza Irfana dan Taufik Hidayat serta yang lainnya, kini giliran Kartika Vedhayanto yang harus dilepas oleh PSIS Semarang.
Hal ini menunjukkan bahwa badai perpisahan semakin marak di tubuh PSIS Semarang, akibat dari evaluasi manajemen Laskar Mahesa Jenar.
Evaluasi ini memang harus dilakukan agar PSIS Semarang dapat bermain lebih baik lagi di Liga mendatang.
Reza Irfana yang merupakan pemain tengah asal Pati telah memperkuat PSIS Semarang di musim kompetisi 2021-2022.
Selama kompetisi di Liga 1 2021-2022, Reza Irfana telah bermain sebanyak 12 kali permainan.
Reza Irfana menjadi pemain kelima yang dilepas oleh Manajemen PSIS Semarang setelah sebelumnya melepas Ryo Fujii, Meru Kimura, Yofandani dan Taufik Hidayat.
Kini, giliran Kartika Vedhayanto yang harus dilepas oleh Manajemen PSIS Semarang setelah bergabung dengan PSIS Semarang pada awal musim 2020.
Baca Juga: Selain Asnawi Mangkualam Siapa Pantas di K League? Shin Tae Yong Jawab Menohok Pemain Indonesia
Dan telah bermain sebanyak tujuh laga dari 34 laga permainan sepanjang musim BRI Liga 1 2022-2023.
“Sama seperti pemain muda lainnya yang kami lepas, karir Vedha masih panjang sehingga kami doakan Vedha tetap diberi kesuksesan di klub barunya dan kami juga mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama ini di PSIS,” ujar Yoyok Sukawi.
Badai perpisahan seperti ini tidaklah biasa terjadi dalam tim sepak bola. Namun, hal ini bukanlah suatu hal yang langka dalam dunia sepak bola.
Setiap klub pasti akan mengalami perubahan dalam skuad mereka dari waktu ke waktu, baik itu karena evaluasi manajemen, kepergian para pemain yang mencari tantangan baru, cedera, atau alasan lainnya.
Namun, PSIS Semarang tampaknya sedang melakukan evaluasi antara manajemen dan tim pelatih setelah akhir musim BRI Liga 1.
PSIS Semarang perlu memastikan bahwa mereka dapat mengatur skuad mereka dengan lebih baik untuk mempertahankan para pemain penting dan meraih kesuksesan di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret