SUARA SEMARANG - Terjawab sudah satu nama pemain asing yang didatangkan oleh CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi.
PSIS Semarang saat ini memang sangat membutuhkan pemain asing untuk mengisi slot kuota.
Nyaris PSIS Semarang belum kembali merekrut pemain asing setelah kedatangan Vitinho pada paruh kedua musim kompetisi tahun lalu.
Sosok pemain asing yang masih terbuka slot adalah untuk mengisi barisan pertahanan dan gelandang.
Sebab, paska ditinggal sang kapten Wallace Costa dan Jonathan Cantillana. Figur pemain asing belum lagi didatangkan oleh PSIS.
PSIS hanya mengandalkan servis dari Taisei Marukawa dan Carlos Fortes. Ini pun di sektor tengah permaianan, Marukawa masih kerepotan harus berjibaku sendirian.
PSIS butuh pemain bertenaga kuda dengan karakter bertahan namun mampu menjadi gelandang sebagai penyambung lini belakang dengan tengah.
Terbaru, CEO PSIS Semarang berhasil datangkan pemain asing dengan tipikal bisa bertahan dan menjadi penyambung lini tengah.
Yoyok Sukawi bos PSIS datangkan pemain asing itu yakni Boubakary Diarra.
Boubakary Diarra sangat cocok untuk mengisi pos tersebut yang dibutuhkan PSIS.
Pemain 29 tahun yang pernah bermain di klub Serie A Liga Italia, Torino. Memiliki tinggi badan 1,87 m sangat ideal menjaga pertahanan.
Boubakary Diarra yang berposisi sebagai gelandang bertahan bisa diplot untuk fokus menjaga keseimbangan antara tengah dan belakang.
Ia akan sangat membantu Alfeandra Dewangga di pertahanan dan bisa berperan sebagai penyuplai bola untuk Taisei Marukawa.
Peran Boubakary Diarra ini bakal mirip seperti Andrea Pirlo saat bermain di AC Milan dan Juventus, sebagai Regista, mampu memberi servis kepada gelandang dan penyerang. Namun juga kuat menjaga lawan sebelum masuk pertahanan.
Yoyok Sukawai CEO PSIS datangkan Boubakary Diarra saat laga uji coba Mahesa Jenar lawan Persik Kendal pada Minggu 4 Juni 2023.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF