SUARA SEMARANG – Pada perayaan idul adha, umat muslim banyak mendapatkan daging kurban, baik itu daging sapi maupun daging kambing.
Hal ini tentu saja menyenangkan, karena daging - daging tersebut dapat diolah menjadi berbagai makanan lezat seperti gule, sate, sop atau tongseng.
Namun demikian perlu diingat bahwa mengkonsumsi daging secara berlebihan, khususnya daging kambing akan berbahaya bagi kesehatan.
Dilansir dari berbagai sumber beberapa dampak negatif yang mungkin terjadi akibat konsumsi daging kambing yang berlebihan adalah diantara Kolesterol tinggi.
Daging kambing mengandung kolesterol yang cukup tinggi, sehingga jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
Ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, aterosklerosis, dan masalah kesehatan lainnya terkait dengan penumpukan lemak dalam pembuluh darah.
Mengkonsumsi daging kambing secara berlebihan juga bisa menyebabkan penyakit jantung.
Kandungan lemak jenuh yang tinggi dalam daging kambing juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan mempengaruhi fungsi pembuluh darah, yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, serangan jantung, atau stroke.
Baca Juga: Bangga Sering Bikin Nangis Nagita Slavina, Raffi Ahmad sampai Dibentak Ibu Mertua
Selain itu mengkonsumsi daging kambing yang berlebihan juga dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti gangguan pencernaan, sembelit, atau diare.
Ini bisa terjadi jika makanan yang mengandung banyak lemak dan protein sulit dicerna oleh sistem pencernaan.
Berikut beberapa hal yang mesti diperhatikan saat mengolah daging kambing.
Saat membeli daging kambing, pilih potongan yang rendah lemak, serta hindari potongan dengan lapisan lemak yang tebal.
Lebih baik memilih daging tanpa lemak atau dengan sedikit lemak, dan pastikan untuk menghilangkan lemak yang terlihat sebelum memasak.
Pilihlah metode pengolahan yang sehat, seperti memanggang, merebus, atau memasak dengan sedikit minyak.
Hindari menggoreng atau mengolah daging dengan lemak tambahan yang berlebihan. Ini membantu mengurangi asupan lemak dan kalori yang tidak sehat.
Selain daging kambing, perhatikan juga asupan kolesterol secara keseluruhan dari sumber makanan lainnya. Batasi konsumsi makanan tinggi kolesterol lainnya, seperti kuning telur, makanan berlemak tinggi, dan produk olahan daging.
Penting untuk mengkonsumsi daging kambing dengan porsi yang moderat sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau kekhawatiran tentang diet Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama