SUARA SEMARANG - PSIS Semarang menjadi klub nomor 2 terkaya dengan keuntungan terbesar dari pemasukan tiket.
Dalam sebuah simulasi pemasukan tiket, kekayaan PSIS Semarang mengalahkan pendapatan Persib Bandung dan Persebaya.
Bahkan dalam simulasi tersebut PSIS Semarang mendapatkan untung sebesar Rp 91,8 miliar unggul jauh dari catatan Persib dan Persebaya.
Simulasi itu dilakukan oleh akun pengamatsepakbola yang merilis daftar pemasukan klub PSIS Semarang dan 13 klub lain dari uang tiket.
Simulasi terbagi menjadi dua yakni per pertandingan dan semusim laga kandang, PSIS Semarang selalu mencatatkan pemasukan urutan nomor 2 terbanyak.
Dalam semusim atau 17 kali laga kandang, PSIS Semarang disebut mendapatkan pemasukan uang tiket sebesar Rp 91,8 miliar.
Pendapatan PSIS Semarang itu hanya kalah dari Persija Jakarta Rp 98,175 miliar dan jauh mengungguli Persebaya Rp 79,5 miliar serta Persib Bandung Rp 61,625 miliar.
Sementara dalam satu laga saja, PSIS Semarang disebut sudah mendapatkan keuntungan Rp 5,4 miliar.
Perhitungan itu berdasarkan harga tiket terbaru yang telah dipatok oleh masing-masing klub dan jumlah total tempat duduk yang tersedia di stadion.
Baca Juga: Jurnalis Italia Bikin Shin Tae Yong Gigit jari, Gelandang Bidikan Ditawar AC Milan Rp 310 Miliar
Jumlah Stadion Jatidiri yang menjadi kandang PSIS Semarang menjadi salah satu stadion dengan kapasitas terbesar di antara klub-klub lain.
Kandang PSIS Semarang tercatat memiliki 45 ribu tempat duduk dan hanya kalah dari Persija Jakarta dengan 77 tempat duduk dan Persebaya 46.806 tempat duduk.
Dengan pendapatan tiket sebesar itu, maka PSIS Semarang dinobatkan sebagai klub terkaya nomor 2 di Indonesia musim ini.
Dengan catatan, jumlah kursi di kandang PSIS Semarang tersebut selalu terisi penuh mulai dari kelas ekonomi hingga VIP.
Dengan pendapatan sebesar itu, maka PSIS Semarang yang menjadi klub terkaya kedua bisa saja menggaet pemain-pemain top musim depan.***
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Terbantu Aturan FIFA, Wenger Law Sahkan Gol Gali Freitas
-
Kiper Adi Satryo Disebut Ngantuk, Batalkan Clean Sheet PSIS Semarang
-
Gilbert Agius Dikritik, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi Pasang Badan dan Target 5 Besar
-
Bisnis Jitu Yoyok Sukawi, Jual Vitinho Sekarang PSIS Semarang Untung Bersih Rp 2,17 Miliar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tanpa Ampun, Vietnam Bantai Timor Leste 10-0
-
Duh! Nekat Gondol Gamelan di Kota Jogja, Polisi Tangkap Seorang Lansia Tuna Wisma
-
7 Mesin Cuci Satu Tabung Di Bawah Rp2 Juta, Hemat Listrik dan Awet
-
Striker Andalan Siap 100 Persen, Persib Bandung Percaya Diri Sikat Dewa United?
-
Apa Itu Zero Growth CPNS 2026? Ini Dampak Ngeri Buat Pelamar
-
Kronologi Isu Perceraian Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Mencuat, Berawal dari Konten TikTok
-
Bedak Padat Apa yang Tahan Minyak 24 Jam? Ini 5 Pilihan Biar Gak Bolak-balik Touch Up
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Bill Gates dan Obama Mewajibkan Baca Buku Ini! Membedah Rahasia Dominasi Sapiens ala Harari