SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi mulai berani membicarakan target untuk klub.
Yoyok Sukawi mengakui bahwa saat ini PSIS Semarang tertinggal dari klub-klub besar lainya seperti Persib Bandung maupun Arema.
Namun, dengan target bersaing di 5 besar maka Yoyok Sukawi berharap PSIS Semarang bisa segera bersaing dengan klub besar lainnya.
Dalam sebuah kesempatan, Yoyok Sukawi membandingkan PSIS Semarang dengan 9 klub besar lainnya yang menghuni top ten.
Dari 10 klub top ten tersebut, PSIS Semarang berada di posisi ke-7 dan Yoyok Sukawi langsung menetapkan target.
"Kudu iso saingan karo 5 besar itu," tulis Yoyok Sukawi yang berharap PSIS Semarang menyodok ke papan atas.
Namun posisi itu bukan berkaitan dengan target klub di kompetisi sepakbola namun kompetisi di media sosial instagram.
Menurut unggahan Yoyok Sukawi, saat ini pengikut instagram PSIS Semarang masih sedikit dibandingkan klub besar lainnya.
Berada di posisi ke-7, follower instagram PSIS Semarang hanya 840 ribu jauh tertinggal dari Persib bandung di urutan pertama dengan 6,6 juta atau Bali United sebagai penghuni terakhir lima besar dengan 1,2 juta.
Baca Juga: Nama Dirtek Baru Datang, Erick Thohir Copot Indra Sjafri Digantikan Pelatih Top Asal Jerman?
Sebagai langkah-langkahnya, Yoyok Sukawi meminta admin PSIS Semarang melakukan inovasi dan kreasi.
"Ayooo berproses terus ya.... kreasinya jangan monoton, 5 besar itu dah jutaan followernya," lanjut Yoyok Sukawi.
Di era saat ini, jumlah follower media sosial sebuah klub bisa menjadi salah stau tolok ukur seberapa besar klub tersebut, termasuk PSIS Semarang yang saham terbesarnya dimiliki oleh Yoyok Sukawi.
Semakin besar dan menarik sebuah klub maka akan diikuti oleh banyak fans juga dan hal itu bisa berpengaruh ke finansial klub PSIS Semarang kedepannya.
Lantaran banyak produk yang bisa ditawarkan oleh manajemen klub pada fans melalui platform media sosial.
Maka tidak salah jika Yoyok Sukawi mendorong admin media sosial PSIS Semarang terus berbenah.
Berita Terkait
-
Dinobatkan Klub Terkaya Nomor 2, PSIS Semarang Kalahkan Persib dan Persebaya Dengan Rp 91 Miliar
-
PSIS Semarang Terbantu Aturan FIFA, Wenger Law Sahkan Gol Gali Freitas
-
Kiper Adi Satryo Disebut Ngantuk, Batalkan Clean Sheet PSIS Semarang
-
Gilbert Agius Dikritik, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi Pasang Badan dan Target 5 Besar
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Indosat Dorong Akselerasi AI Terapan Skala Nasional
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Reapply Sunscreen Perlu Cuci Muka Dulu atau Tidak? Begini Anjuran Dokter
-
Kia Siapkan Gebrakan Besar di Indonesia Lewat Produksi Lokal dan Mobil Listrik Baru
-
5 Mobil 40 Jutaan Favorit Ibu Rumah Tangga, Anti Boros Bensin dan Gampang Parkir
-
Profil Timnas Haiti: Kuda Hitam Karibia yang Kembali ke Piala Dunia Setelah Penantian 52 Tahun
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Lamine Yamal Mulai Latihan Pemulihan Cedera Demi Membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Promo Tiket Bioskop Beli 1 Gratis 1 di XXI Khusus Pengguna Kartu BRI
-
Membaca Realitas dalam 33 Cerpen Habis Terang Terbanglah Kunang-Kunang