SUARA SEMARANG - Eks Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic secara tiba-tiba mengungkapkan fakta-fakta internal di tubuh klub.
Fakta-fakta itu berkaitan dengan perpisahan Dragan Djukanovic dengan klub PSIS Semarang yang sudah ia besut dalam beberapa musim.
Dalam kata-kata Dragan Djukanovic, ia membuka tabir soal uang dan visi misi dirinya dengan klub PSIS Semarang yang tak lagi sejalan.
Hal itulah yang akhirnya menjadi alasan perpisahan Dragan Djukanovic dengan PSIS semarang yang saat itu dinilai mendadak dan tanpa alasan yang jelas.
Dalam sebuah momen, Dragan Djukanovic mengungkapkan fakta-fakta internal PSIS Semarang yang selama ini tak pernah diketahui publik.
Dragan Djukanovic mengaku menerima banyak sekali pesan dan memintanya melakukan klarifikasi perihal yang terjadi di PSIS Semarang.
Banyak fans yang menanyakan apakah perpisahan Dragan Djukanovic dengan PSIS Semarang karena uang.
Dragan Djukanovic dengan tegas menjawab bukan. "Jadi tolong jangan tanya saya lagi apakah saya keluar dari PSIS karena uang. Jawaban saya selalu sama TIDAK dan itulah satu-satunya kebenaran," tulisnya di akun @djukaivana03.
Dragan Djukanovic bahkan mengaku seandainya uang adalah alasan utama menerima pinangan PSIS Semarang maka itu salah besar.
Baca Juga: Erick Thohir Turun Tangan, Laporan Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi Langsung Diinvestigasi
Banyak klub yang disebut Dragan Djukanovic meminang dirinya untuk menjadi pelatih dan dari sisi finansial lebih baik dari PSIS Semarang.
Alasan Dragan Djukanovic mau menjadi pelatih PSIS Semarang dan bertahan adalah kesetiaan dan ingin membesarkan klub.
Alasan Dragan Djukanovic akhirnya tak melatih PSIS Semarang lagi adalah karena perbedaan visi misi dirinya dengan manajemen klub.
"Saya meninggalkan klub karena sikap dan pandangan saya tentang masa depan tim tidak sama dengan pemimpin klub, dan begitulah adanya," lanjut Dragan Djukanovic.
Namun Dragan Djukanovic tidak menjelaskan dengan lebih detil perbedaan apa yang dimaksud antara dirinya dan pimpinan PSIS Semarang itu.
Meski demikian, Dragan Djukanovic mendoakan yang terbaik untuk PSIS Semarang kedepannya dan bahkan ia tak masalah untuk menukangi kembali di lain kesempatan.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Turun Tangan, Laporan Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi Langsung Diinvestigasi
-
Lonjakan Jutaan, Bos Yoyok Sukawi Bicara Target PSIS Semarang Wajib Bersaing 5 Besar
-
Dinobatkan Klub Terkaya Nomor 2, PSIS Semarang Kalahkan Persib dan Persebaya Dengan Rp 91 Miliar
-
PSIS Semarang Terbantu Aturan FIFA, Wenger Law Sahkan Gol Gali Freitas
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Picu Kontroversi, Alasan di Balik Unggahan Foto Donald Trump Bergaya Mirip Yesus
-
Film Salmokji: Whispering Water Lagi Viral, Intip Sinopsis dan Jajaran Pemainnya
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi