SUARA SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau akrab disapa Mbak Ita, memberikan dorongan besar bagi para Lurah di Kota Semarang dengan menyelenggarakan Diklat Manajemen Pemerintah Tahun 2023. Tujuan dari diklat ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan tanggung jawab Lurah dalam menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat.
Mbak Ita menginginkan agar Lurah tidak hanya berada di kantor saja, melainkan turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Dengan begitu, para Lurah akan lebih peka terhadap persoalan-persoalan yang sedang dihadapi warga.
"Saya ini mungkin orang lama, jadi paham. Harusnya panjenengan muter, tidak di kantor saja. Saya sampai ada guyonan, gimana ya, kantornya tidak usah pakai AC, jadinya sumuk, akhirnya jalan-jalan sehingga tahu persoalan-persoalan. Hari ini ke mana, muter-muter, apalagi panjenengan naik motor. Bagaimana lurah ini cepat tanggap dengan permasalahan-permasalahan," ujar Mbak Ita dengan antusias.
Selama kegiatan diklat, Mbak Ita menekankan pentingnya pelaksanaan hak dan kewajiban bagi para Lurah. Ia juga menjanjikan penghargaan bagi Lurah yang berhasil berprestasi dalam melayani masyarakat dengan baik.
"Kalau panjenengan ada masalah, jangan sungkan-sungkan lapor, jangan sungkan-sungkan komunikasi. Ini adalah bagaimana kita menyeimbangkan hak dan kewajiban. Kami juga tidak akan segan-segan memberikan penghargaan ke panjenengan, tetapi panjenengan juga harus melaksanakan kewajiban-kewajiban sebagai Lurah," tegas Mbak Ita.
Dalam kesempatan yang sama, Mbak Ita juga meminta agar para Lurah mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang memadai. Setelah mengikuti Diklat Manajemen ini, diharapkan para Lurah memiliki mindset yang berfokus pada pelayanan, loyalitas, dan integritas.
“Titip teman-teman kami, (harapannya) begitu pulang nanti bisa punya mindset melayani, begitu juga loyalitas, integritas juga penting. Begitu pulang panjenengan langsung eksekusi di kelurahan, nanti stunting nol, kemiskinan nol,” harapnya.
Letkol Moh. Zainollah, Komandan Batalyon Infanteri Raider 400/Banteng Raiders, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa ide dan gagasan untuk menyelenggarakan Diklat Manajemen berasal dari Mbak Ita sendiri. Beliau berharap momen ini dapat dimanfaatkan oleh para Lurah untuk melakukan introspeksi dan memiliki empati terhadap masyarakat.
“Ide atau gagasan ini merupakan dari Wali Kota, tentunya beliau sangat ingin perubahan yang tentunya ke arah yang lebih baik. Saya berharap, manfaatkan momen ini untuk introspeksi. Ayo kita memiliki empati, dengan empati itu harapannya kita akan memiliki kepedulian untuk berbuat sesuatu yang baik kepada orang lain,” ungkap Letkol Moh. Zainollah.
Baca Juga: Neng Ayu Bocah Selamat dari Aksi Sadis Pembunuh Berantai Aki Wowon Cs Diminta Hakim Jadi Saksi
Diklat Manajemen Pemerintah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan sikap dalam pengelolaan dan penyelenggaraan kelurahan, termasuk perencanaan, pemerintahan, dan pengorganisasian sumber daya di pemerintahan dan khususnya kelurahan.
Dengan adanya Diklat Manajemen Pemerintah ini, diharapkan Lurah di Kota Semarang akan semakin siap dan tanggap dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Pelayanan yang prima, loyalitas, dan integritas tinggi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga tercipta kelurahan yang lebih maju dan berdaya saing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terkini
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Siap-siap! Kemenhan Siapkan 4.000 ASN dari 49 Instansi Kementerian-Lembaga Ikuti Komcad Mulai April
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp 16.811/USD
-
Jelang Lebaran, Menpan RB Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Tolak Bingkisan Gratifikasi
-
dr Tirta Singgung Sirkel Mohan Hazian yang Diduga Jadi Enabler dalam Dugaan Kasus Pelecehan
-
Skandal Epstein Guncang Trump: Manuver Luar Negeri Diduga Pengalihan Isu
-
Dr. Tirta Luruskan Isu Asam Lambung Picu Mati Mendadak yang Ramai di Medsos
-
Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua
-
Nyaris Lolos ke Malaysia! Ribuan Kulit Biawak Diselundupkan Pakai Modus Pasir dan Kerang