SUARA SEMARANG - Rencana Erick Thohir untuk melakukan percepatan pengembangan Timnas Indonesia dapat penolakan.
Padahal rencana ala Erick Thohir tersebut sudah berjalan dengan mulus di kasta kedua Korea Selatan atau sekompetisi dengan Asnawi Mangkualam.
Penolakan rencana ala Erick Thohir tersebut dilakukan oleh klub-klub di Indonesia karena dinilai tak pas.
Percepatan Erick Thohir yang ditolak tersebut sebenarnya sudah dijalankan oleh negara-negara lain.
Erick Thohir berencana membentuk satu klub berisikan pemain-pemain Timnas dan berkompetisi resmi sebagaimana klub lain.
Rencana ala Erick Thohir sudah dijalankan oleh klub bernama Gimcheon Sangmu di Liga 2 Korea Selatan tempat Asnawi Mangkualam bermain.
Sebagaimana klub-klub lainnya Gimcheon juga menjalani laga dengan fair, bahkan pada leg pertama dikalahkan oleh Asnawi Mangkualam cs.
Akan tetapi klub-klub di Indonesia telah menolak rencana Erick Thohir dengan berbagai alasan.
Erick Thohir justru diminta untuk membuat kompetisi di kelompok umur agar klub juga memiliki kesempatan untuk membina pemain-pemain muda.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Lengkap Marselino Ferdinan dan KMSK Deinze Musim 2023-2024 Liga Belgia
Hal itu juga didukung oleh fans sepakbola tanah air agar Erick Thohir melakukan program tersebut.
"Jelas lah ditolak, merugikan klub yang notabene punya binaan usia muda buat apa? mending di buatkan Liga U-20 efeknya jelas kalo tujuan akhirnya untuk Timnas ya kan?" @adit.ty_r.
Meski demikian, Erick Thohir akan mencoba melakukan percepatan untuk Timnas Indonesia dengan strategi lain.***
Berita Terkait
-
Kalahkan Brunei, Shin Tae Yong Ditunggu Musuh Bebuyutan Tak Pernah Menang di Putaran Kedua Kualifikasi PIala Dunia 2026
-
Ternyata PSSI Sudah Tawari Timnas Jerman, Shin Tae Yong Wajib Siap-Siap Lawan Berat Jilid II
-
Imitasi Gimcheon Sangmu FC, Erick Thohir Tiru Taeguk Warriors Bentuk Klub Berisi Pemain Timnas
-
Mantan Murid Shin Tae Yong Comeback, Warga Negara Inggris Senilai Rp 434 Juta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?