/
Senin, 04 September 2023 | 15:11 WIB
Sudah dicor hidup-hidup, pohon di Pantura Semarang-Demak dipaku untuk ratusan flyer iklan (Suara Semarang)

SUARA SEMARANGPemandangan tak menyenangkan didapati di sepanjang jalan Pantura Semarang-Demak dan sebaliknya.

Vandalisme terjadi di ratusan pohon peneduh sepanjang Pantura Semarang-Demak dan sebaliknya.

Ratusan flyer dipaku di pohon-pohon peneduh seperti jenis Trembesi, Mahoni, dan lainnya di sepanjang Pantura Semarang-Demak.

Hal ini sudah terjadi beberapa pekan lalu dan bertambah banyak hingga hari ini, Senin 4 September 2023.

Tampak flyer yang tertancap di pohon dengan cara di paku mulai dari yang bergambar iklan operator seluler, pegadaian, hingga lini bisnis lainnya.

Tragis, pohon yang seharusnya dirawat malah jadi korban vandalisme oknum yang seenaknya sendiri.

Memang tak diketahui, siapa yang memasang ratusan flyer di pohon sepanjang jalan Pantura Semarang-Demak itu.

Bahkan ditemukan tak hanya di Pantura, namun di sejumlah jalan lain seperti Buyaran-Guntur Demak.

Sejumlah masyarakat meminta Satpol PP Demak untuk menertibkan flyer yang berada di tempat yang tak seharusnya.

Baca Juga: Sadis! Tumbal Proyek Pantura Semarang - Demak Dicor Hidup-hidup, Gersang di Sekitar Gerbang Tol

"Tidak enak dilihat ya (flyer di pohon) seharusnya punya tempat sendiri. Harusnya pohon itu dijaga," kata Abi warga yang sering melintas.

Sementara itu, Ima warga lain berharap pemerintah terkait seperti Satpol PP rutin melakukan penertiban soal vandalisme itu.

"Supaya bisa segera ditertibkan dan diturunkan beserta paku yang menancap. Lalu ada sosialisasi supaya hal ini tak terjadi lagi," katanya.

Lebih jauh, Pantura Semarang-Demak saat ini butuh perhatian lebih mengingat banyak pohon yang mati.

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY diminta untuk melakukan penghijauan ulang.

"Banyak yang ditebang untuk perluasan jalan, namun masih ada banyak ruang untuk penghijauan kembali agar tak gersang, dan panas," kata Didi, warga lain.***

Load More