SUARA SEMARANG - Pelatih Timnas Indonesia U-24, Indra Sjafri meminta maaf karena gagal membawa Garuda Muda melaju ke babak selanjutnya di Asian Games.
Langkah Indonesia harus terhenti di babak 16 besar setelah anak asuhan Indra Sjafri dikalahkan Uzbekistan dengan skor 0-2.
Menurut Indra Sjafri, permainan Timnas Indonesia sudah sesuai dengan strateginya.
Namun dia mengungkap ada hal yang menyebabkan Timnas Indonesia kalah dalam laga tersebut.
"Sebenarnya pertandingan tadi berjalan sesuai game plan. Para pemain fokus terhadap pergerakan pemain Uzbekistan. Tetapi, di sepak bola, ada error, error itu dimanfaatkan dengan baik oleh Uzbekistaan," ungkap Indra Sjafri dikutip dari laman pssi.org.
Indra Sjafri juga meminta maaf dan menyatakan bahwa pemain sudah berusaha maksimal saat bertanding melawan Uzbekistan.
"Saya mohon maaf kepada masyarakat Indonesia, semua pemain berusaha melakukan pencapaian yang lebih dari Asian Games lalu (2018), di mana kita juga masuk ke babak 16 besar. Pemain fokus mencoba pencapaian yang lebih baik, anak-anak berjuang maksimal. Tapi hasilnya belum bisa," tutupnya.
Diketahui, Timnas Indonesia bermain imbang di waktu normal hingga wasit meniupkan peluit akhir 2x45 menit.
Pertandingan terpaksa dilanjutkan dengan waktu tambahan untuk menentukan siapa yang berhak maju ke babak selanjutnya.
Baca Juga: LUAR BIASA! Ernando Ari Dapat Rating Terbaik Timnas Indonesia U-24, Meski 2 Kali Dibobol Uzbekistan
Di paruh pertama waktu tambahan, Timnas Indonesia kebobolan pada menit 93 oleh Ersanov Sherzoo.
Pada menit 110, Ramadhan Sananta berhasil mencetak gol namun dianulir wasit.
Dua menit berselang, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain karena kartu merah yang diterima Hugo Samir.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Uzbekistan untuk mengunci kemenangan menjadi 2-0 di detik-detik akhir pertandingan sekaligus memulangkan Timnas Indonesia dari ajang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah Soal Mitigasi Harga Energi
-
Puan Soroti Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, DPR Dorong Evaluasi Misi Perdamaian
-
Mahasiswa Sampaikan 3 Tuntutan dalam Aksi 21 April di Kantor DPRD Kaltim
-
Sindir Stadion Kosong, Bojan Hodak: Lebih Baik Dihina Lawan Daripada Tanpa Suporter!
-
Siapa Ahmad Vahidi? Komandan Baru IRGC Iran Jadi Sosok Menakutkan Bagi AS dan Israel
-
Ilusi Ramah Lingkungan: Gonta-ganti Kemasan, Sampah Tetap Menumpuk
-
Samarkan Pori-pori Seketika! 5 Blur Powder Ini Bikin Wajah Flawless
-
3 Jenis BBM Shell yang Cocok untuk Motor Matic, Irit dan Bikin Mesin Awet
-
Data KPK Ungkap Fakta Mengejutkan: Pelaku Korupsi 91 Persen Pria, 9 Persen Wanita
-
Kedubes China Utus Tim Sidak Proyek PSEL Makassar, Imbas Tender Ulang