- Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera memitigasi dampak ketidakpastian geopolitik global terhadap stabilitas harga energi nasional.
- Pemerintah diminta memberikan transparansi dan penjelasan jelas mengenai alasan serta proyeksi kenaikan harga BBM non-subsidi kepada masyarakat.
- DPR RI mendorong pemerintah menyiapkan skenario terburuk untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi global.
Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah untuk segera melakukan langkah mitigasi yang matang guna mengantisipasi dampak ketidakpastian geopolitik global terhadap stabilitas harga energi di dalam negeri.
Hal ini merespons kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai dikhawatirkan dapat menekan daya beli masyarakat.
Ia menekankan bahwa di tengah situasi geopolitik yang semakin tidak menentu, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait harus memiliki kesiapan ekstra dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.
"Pemerintah harus bisa memitigasi kesiapan terkait dengan harga BBM dengan sudah adanya kenaikan. Adanya kenaikan harga BBM non-subsidi tentu saja harus ada keadilan dan diberikan penjelasan kenapa harga tersebut naik dan sampai kapan," ujar Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Lebih lanjut, Puan meminta transparansi penuh dari pemerintah terkait fluktuasi harga energi.
Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai proyeksi harga ke depan agar tidak menimbulkan kegaduhan atau kepanikan yang berujung pada migrasi besar-besaran dari BBM non-subsidi ke BBM subsidi.
"Apakah harga tersebut akan terus naik ataukah tidak, dan evaluasi ini tentu saja harus disampaikan secara berkala," tegasnya.
Puan juga mengingatkan bahwa meskipun Indonesia tidak terlibat secara langsung dalam konflik atau perang di berbagai belahan dunia, imbas ekonomi yang ditimbulkan melalui jalur komoditas energi tetap sangat nyata.
DPR RI mendorong pemerintah untuk bersiap menghadapi skenario terburuk jika konflik geopolitik berlangsung dalam jangka panjang.
Baca Juga: Puan Soroti Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, DPR Dorong Evaluasi Misi Perdamaian
"DPR meminta kepada pemerintah untuk memitigasi segala hal, kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi karena kita juga belum mengetahui dengan situasi geopolitik yang terjadi apakah perang ini akan berlanjut atau terus atau stop," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa antisipasi adalah kunci agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah kondisi global yang serba tidak pasti.
"Sebagai negara yang walaupun tidak secara langsung terimbas, kita harus siap mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Puan Soroti Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, DPR Dorong Evaluasi Misi Perdamaian
-
3 Jenis BBM Shell yang Cocok untuk Motor Matic, Irit dan Bikin Mesin Awet
-
Harga Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini 4 Jenis Mobil yang Paling Terdampak
-
BBM Solar Naik, Harga Fortuner dan Pajero Sport Bekas Terkoreksi Tajam?
-
DPR Resmi Ketok Palu UU Perlindungan Saksi dan Korban, Ini 5 Poin Pentingnya
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Puan Soroti Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, DPR Dorong Evaluasi Misi Perdamaian
-
Siapa Ahmad Vahidi? Komandan Baru IRGC Iran Jadi Sosok Menakutkan Bagi AS dan Israel
-
Didesak Aliansi, DPRD Kaltim Sepakat Tanda Tangani Pakta Integritas
-
Terbongkar! Lab Narkoba Vape Malaysia di Apartemen River Side Tangerang Jadi , Nilainya Rp762 Miliar
-
Kadis LH Jadi Tersangka Longsor Bantargebang, Rano Karno: Ini Konsekuensi yang Harus Dipikul
-
Clandestine Lab Vape Narkoba Terungkap di Tangerang, Polisi Sita Barang Bukti Senilai Rp762 Miliar
-
KPK: 91 Persen Koruptor Adalah Laki-laki
-
Sah! DPR Ketok Palu UU PPRT di Hari Kartini, Jutaan Pekerja Rumah Tangga Kini Punya Payung Hukum
-
Lebanon Pilih Negosiasi dengan Israel, Presiden Joseph Aoun Ungkap 3 Tujuan Utama
-
Kejam! Suami di India Masukkan Benda ke Rahim Istri, Korban Kritis di Rumah Sakit