- Pilih BBM Shell untuk motor matic berdasarkan rasio kompresi mesin kendaraan.
- Shell Super dengan RON 92 cocok untuk motor harian kapasitas kecil.
- Gunakan Shell V-Power untuk motor matic mesin besar seperti PCX 160.
Suara.com - Motor matic salah satu primadona di jalanan Indonesia, karena praktis dan dianggap paling pas untuk menembus kemacetan kota.
Namun, setiap pemilik motor matic pasti memiliki pilihan yang berbeda-beda untuk bahan bakar kendaraannya.
Ada yang memilih mengisi bensin di Pertamina, ada pula yang memilih mengisin bahan bakar untuk motor matic-nya menggunakan BBM Shell.
Namun, mana yang paling cocok buat motor matic Anda? Apakah Shell Super, V-Power, atau justru V-Power Nitro+?
Dikutip dari laman resmi Honda, ternyata memilih bensin untuk motor matic itu ada rumusnya.
Rahasianya terletak pada perbandingan kompresi mesin dengan nilai oktan (RON) bahan bakar:
- RON 90: Untuk rasio kompresi 9-10:1
- RON 92: Untuk rasio kompresi 10-11:1
- RON 95: Untuk rasio kompresi 11-12:1
- RON 98: Untuk rasio kompresi di atas 12:1
Lantas, bagaimana dengan jajaran produk Shell untuk motor matic?
BBM Shell untuk Motor Matic
1. Shell Super (RON 92)
Shell Super memiliki nilai oktan 92, setara dengan Pertamax.
Baca Juga: Shade Bedak Ivory Untuk Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasi Merek dengan Hasil Paling Natural
Bensin ini adalah pilihan paling aman dan seimbang untuk mayoritas motor matic harian seperti Honda Beat, Vario 125, Scoopy, hingga Genio.
BBM Shell jenis ini cocok untuk motor matic di atas, karena sudah mengandung teknologi Dynaflex yang dirancang khusus untuk menjaga mesin tetap bersih dari endapan karbon.
Hasilnya, tarikan motor jadi lebih enteng dan pembakaran lebih stabil, sehingga cocok banget buat kantong pekerja yang ingin mesin awet tapi tetap irit.
2. Shell V-Power (RON 95)
Jika Anda punya motor matic dengan kapasitas mesin lebih besar seperti Honda PCX 160 atau Honda ADV?, Shell V-Power adalah pilihannya.
Dengan oktan 95, bensin ini sanggup menahan tekanan tinggi di ruang bakar tanpa menimbulkan gejala knocking.
Berita Terkait
-
Harga Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini 4 Jenis Mobil yang Paling Terdampak
-
Harga BBM Naik Drastis, Bagaimana Harga Bahan Bakar Shell?
-
Beda BBM B50 vs BOBIBOS: Benarkah Keduanya Bisa Bikin Indonesia Bebas Impor Minyak?
-
Harga BBM Diesel Melejit! Segini Biaya Isi Full Tank Fortuner, Pajero Sport, dan Innova Reborn
-
Kritik Dibalas Represif Aparat, Amnesty Ungkap Wajah Suram Kebebasan Sipil RI
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Skakmat dari Honda! CBR250RR Siap Pakai Fitur Moge Anti Capek, Ninja 250 dan R25 Makin Ketinggalan?
-
Usut Proyek BGN Era Dadan Hindayana, Kejagung Temukan Vendor Konveksi Suplai 21 Ribu Motor Listrik
-
Honda Siapkan Ratusan Juta untuk Gen Z, Cari Otak Brilian untuk Perubahan Masa Depan
-
Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis
-
Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar
-
Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim
-
Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif
-
Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi
-
Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis
-
Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen