SUARA SEMARANG - Nasib apes bisa diterima Pratama Arhan karena klub yang ia tuju justru terdegradasi. Alih-alih bermain di Liga 1, suami Azizah Salsha ini tetap akan bermain di kasta kedua.
Sebaliknya, klub yang ditinggalkan Pratama Arhan beserta Azizah Salsha bisa segera naik ke Liga 1 karena catatan prestasi sampai pekan-pekan akhir musim ini.
Jika kepindahan Pratama Arhan ke klub baru untuk bisa bermain di kasta tertinggi, maka suami Azizah Salsha bisa kecewa berat karena menuju klub yang salah.
Saat ini Pratama Arhan masih tercatat sebagai pemain Tokyo Verdy. Namun suami Azizah Salsha itu santer dikabarkan segera bergabung dengan Suwon FC di Korea.
Membela Tokyo Verdy untuk dua musim, Pratama Arhan harus bermain di kasta kedua Liga Jepang. Sementara Suwon FC adalah anggota klub Liga 1 Korea Selatan.
Artinya Pratama Arhan akan memiliki peningkatan karir jika pindah ke Korea Selatan bersama Suwon musim ini. Dari kasta kedua Jepang menuju kasta pertama sepakbola Korea.
Namun Pratama Arhan bisa saja kecewa berat karena ternyata prestasi dua klub tersebut di liga jauh berbeda. Klub suami Azizah Salsha itu saat ini menempati urutan 4. Jika mampu mempertahankan posisi hingga akhir musim maka akan mengikuti playoff untuk promosi di Liga 1 Jepang.
Jarak poin Tokyo Verdy dengan klub urutan 2-3 juga hanya 3 poin. Maka Pratama Arhan dkk sebenarnya berpeluang besar promosi ke Liga 1 Jepang tanpa playoff.
Namun Pratama Arhan disebut segera pindah ke Suwon FC yang saat ini berlaga di Liga 1 Korea Selatan. Namun, prestasi Suwon tak bagus sehingga harus masuk zona degradasi.
Baca Juga: Bek Asnawi Mangkualam Konfirmasi Tinggalkan Korea Selatan, Lawan Ansan Greeners Jadi Laga Terakhir
Saat ini klub tujuan Pratama Arhan itu ada di posisi ke 10 dari 12 klub di Liga 1 Korea Selatan. Sebanyak 4 klub terbawah masuk zona degradasi dan harus playoff jika ingin tetap berada di Liga 1 musim depan.
Klub tujuan Pratama Arhan di Korea itu sulit untuk lepas dari jeratan zona degradasi karena terpaut poin yang cukup banyak dari posisi kedelapan.
Namun jika tujuan kepindahan Pratama Arhan ke Korea Selatan untuk mendapatkan klub yang memberikan garansi menit bermain maka pilihan suami Azizah Salsha itu dinilai sudah tepat.
Lantaran Pratama Arhan tak mendapatkannya saat bermain di Tokyo Verdy. Pasangan Azizah Salsha itu hanya tiga kali bermain di Tokyo Verdy musim ini.
Untuk pemain seusia Pratama Arhan makan menit bermain sangat penting guna menambah pengalaman dan meningkatkan skil. Dengan bermain maka suami Azizah Salsha bisa dilirik klub lain pula.
Pratama Arhan sebenarnya masih tetap memiliki kans bermain di Liga 1 Korea Selatan asalkan Suwon FC bisa lolos dari babak playoff degradasi.***
Berita Terkait
-
Bek Asnawi Mangkualam Konfirmasi Tinggalkan Korea Selatan, Lawan Ansan Greeners Jadi Laga Terakhir
-
Dilindungi FIFA, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan Negosiasi Tanpa Izin Klub
-
Syarat Azizah Salsha Bisa Datangi Laga Perpisahan Pratama Arhan Bareng Tokyo Verdy di Stadion Ajinomoto
-
Masa Pengasingan Pratama Arhan di Tokyo Verdy Dimulai, Azizah Salsha Bisa Siap-Siap Cari Rumah di Korea Jarak 943 KM
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pencurian 22 Gerai Alfamart di Lombok Terungkap
-
Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN
-
Anak Merah Putih di Ujung Sabah
-
Kejagung Arahkan Pemkab Bekasi Kelola Stadion Skema Begini
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Prambanan Jazz 2026: Hemat Liburan dengan Promo Hotel & Kuliner dari BRImo
-
IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan
-
BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya
-
Gubernur Bali Bantah Tudingan Hambat Program MBG
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng