SUARA SEMARANG - Pratama Arhan diperkirakan akan menjalani masa pengasingan di Tokyo Verdy. Setidaknya Suami Azizah Salsha itu akan mengalami hal itu hingga dua bulan kedepan.
Pengasingan menjadi konsekuensi bagi Pratama Arhan jika benar telah melakukan negosiasi untuk pergi dari Tokyo Verdy sebelum liga berakhir.
Di masa itu bisa dimanfaatkan oleh Pratama Arhan maupun istrinya Azizah Salsha untuk mempersiapkan rumah di Korea. Mengingat mereka akan bertemu dengan kultur di sebuah negara baru.
Masa pengasingan Pratama Arhan bisa jadi sudah dimulai semenjak ia "hilang" di skuad utama maupun cadangan Tokyo Verdy. Dalam beberapa kali latihan, ia tak nampak.
Pratama Arhan lebih banyak berlatih dan bermain melawan tim universitas yang levelnya jauh di bawah Tokyo Verdy. Dengan kode tak muncul di tempat latihan skuad utama maka suami Azizah Salsha bisa mendapatkan "hukuman" secara tak langsung dari klub.
Apa yang dialami Pratama Arhan sejatinya wajar didapatkan pemain-pemain top eropa yang hendak hengkang dari klub. Apalagi jika sampai klub tak memberikan izin soal negosiasi kontrak dengan klub lain maka pengasingan bisa menjadi lebih lama.
Namun mengingat Tokyo Verdy sepertinya tak butuh tenaga Pratama Arhan lagi. Hal itu ditunjukkan dengan dua musim suami Azizah Salsha yang lebih banyak menghangatkan daftar cadangan kedua.
Pratama Arhan sangat jarang masuk sebagai tim cadangan yang berada di bench, terlebih lagi bermain di tim utama.
Tanpa Pratama Arhan musim ini, Tokyo Verdy berhasil stabil di papan atas. Saat ini ada di posisi keempat dan hanya berjarak 3 poin dari runner up.
Dengan posisi itu maka Tokyo Verdy bisa saja naik Liga 1 Jepang saat Pratama Arhan pergi ke Korea Selatan. Sebenarnya hal yang sangat merugikan, namun tak ada pilihan bagi Pratama Arhan karena kontrak akan habis pada Januari 2024.
Nama Pratama Arhan juga tak terlihat moncer selaku brand ambassador produk klub Tokyo Verdy maupun pihak ketiga yang bekerjasama.
Jelang kepindahan Pratama Arhan dan istrinya ke Korea Selatan, mereka harus belajar cara beradaptasi dengan tempat tinggal baru lagi.
Sebagaimana pemain-pemain di klub Eropa, Pratama Arhan harus adaptasi soal makanan, bahasa maupun tempat tinggal. Jarak antara Jepang dan Korea Selatan berkisar 934 Km.***
Berita Terkait
-
Tekel Elkan Baggott Buat Striker Timnas Korea Selatan Frustasi, Ipswich Town Beri Peluang Main Lawan Huddersfield
-
Negosiasi Shin Tae Yong Berhasil Bawa Pratama Arhan di Eks Klub Anaknya
-
Digaet Azizah Salsha, Pratama Arhan Dilepas Gratis Tokyo Verdy Kembali ke Liga 1 Indonesia Gabung Klub PSIS Semarang?
-
Sering Kepleset, Asnawi Mangkualam Dipaksa Pelatih Ganti Sepatu Brand Lokal
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Andi Sudirman Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan
-
Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok
-
Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Ditutup Naik 2 Dolar AS
-
Bukan untuk Merayakan, Hari Ini BEM UI Demo di Bundaran HI Bawa 8 Tuntutan
-
Demo 18 Agustus 2026 di Mana? Cek Lokasi Aksi Mahasiswa di Jakarta
-
iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh
-
Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu