Walikota Cilegon Helldy Agustian penuhi panggilan dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2022). Pemanggilan Helldy tersebut terkait dirinya ikut serta mendukung penolakan pembangunan Gereja HKBP Maranatha di Cilegon.
Seusai pertemuan, Helldy mengaku telah menjelaskan klarifikasi itu kepada Menteri Agama Yaqut tentang apa yang telah dilakukannya. Ia mengungkapkan, proses perizinan pembangunan Gereja HKBP Maranatha di tingkat Kelurahan
masih dalam proses.
"Prosesnya masih berjalan di tingkat Kelurahan, jadi belum pernah sampai ke walikota.
Adapun yang diberikan kemarin itu adalah sebagai informasi menjalankan prosesnya,” kata Helldy.
Menurutnya, pembangunan gereja tersebut sudah sesuai dengan pedoman Peraturan Bersama Menteri Agama dan Mendagri No. 9 dan 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaa Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayakan Forum Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadah.
“Dari itm-item itu, ada 70 (persetujuan) yang diberikan, memang ada yang dicabut kembali yaitu dukungannya sebanyak 51 dan plus dua,” terang Helldy.
Sebelumnya diberitakan bahwa Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta juga ikut menandatangani kain putih sebagai petisi menentang pembangunan gereja di Kota Cilegon, Banten.
Video orang nomor satu dan nomor dua di Kota Cilegon yang menandatangani pernyataan penolakan itu bahkan viral di media sosial hingga tagar "Cilegon" menjadi trending pembicaraan di Twitter.
Baca Juga: Dua Pemuda Live TikTok Mandi Lumpur Selama 24 Jam, Apes yang Nonton Cuma Segelintir
Menanggapi hal tersebut, panitia pembangunan Rumah Ibadah Huria Kristen batak Protestan (HKBP) Maranatha Cilegon, Jamister Simanullang, mengungkapkan bahwa adanya penolakan tersebut telah mencederai makna arti Pancasila dan Kebhinekaan Indonesia.
"Kami sangat kecewa sebagai warna negara Indonesia, warga Cilegon, bahwa Walikota Cilegon (Helldy Agustian) harusnya berada di tengah kepentingan masyarakat bukan berpihak pada salah satu golongan, jadi kami sangatkecewa,” ungkap Jamister Simanullang, anggota pengurus izin Panitia Pembangunan Gereja Cilegon, kepada Suara.com, Jumat (9/9/2022).
Menurutnya, walikota Cilegon helldy Agustian harusnya bisa memfasilitasi sekalipun ada yang menolak kerena sesuai denga aturan PBM (Peraturan Bersama Menteri) No. 8 dan 9 tahun 2006.
Selain itu, kepemilikan tanah untuk pembangunan rumah ibadah tersebut merupakan hasil tukar menukar antara HKBP dan PT Nusaraya Putra Mandiri sejak 18 tahun lalu.
Tepatnya pada tanggal 8 Agustus 2004 yang difasilitasi oleh Pemkot Kota Cilegon yang dipimpin oleh Walikota Cilegon saat itu, Tb Aat Syafaat.
"Dengan keputusan Walikota Cilegon, Aat Syafaat kami terima dengan persetujuan bahwa tanah itu bisa dibangun rumah ibadah, gereja,” katanya.
“Sekiranya itu tidak difasilitasi untuk mendirikan rumah ibadah, kami juga tidak mungkin, berpikir dua kali untuk tukar gulingnya," lanjutnya.
(suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Klarifikasi ke Menag Yaqut, Wali Kota Cilegon Sebut Perizinan Pembangunan Gereja Masih Berproses
-
Sobat KBB Minta Pemerintah Kota Cilegon Hentikan Diskriminatif Terhadap Warga Negara
-
Profil Helldy Agustian, Wali Kota Cilegon Diduga Ikut Tandatangani Penolakan Pembangunan Gereja
-
Penolakan Gereja Cilegon, Ishom: Tidak Ada Alasan Untuk Menolak atau Mempolitisasi
-
Tolak Pendirian Gereja, Warga Cilegon Ancam Pecat Walikota Helldy Agustian
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Vicky Prasetyo Diduga Belum Kembalikan Modal Kampanye Rp700 Juta, Berujung Laporan ke Polisi
-
Kejagung Bantah Ada Temuan Uang Senilai Rp920 Miliar saat Geledah Rumah Pejabat Pajak
-
DPR Bongkar Fakta Pembahasan UU KPK, Jokowi Mau 'Cuci Tangan'?
-
Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Ramadan, Warga DIY Diimbau Tidak Padusan di Pantai dan Sungai
-
Penjelasan Update Battlefield 6 Season 2, Ada Senjata Anyar dan Helikopter Ikonik
-
Tottenham Pilih Igor Tudor karena Ditolak Pelatih Palmeiras?
-
Inspirasi Resep Takjil dari Chef Martin Praja: Es Teler Milky Pudding Bisa Buat Ide Jualan
-
Kapan Mulai Puasa 2026? Cek Hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H
-
James Trafford Kecewa Minim Jam Bermain di Manchester City
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998