Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Banten, meminta masyarakat waspada adanya musibah banjir memasuki musim hujan.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Serang, Eva Hasanah di Serang, Jumat, mengatakan dengan memasuki musim hujan saat ini pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat upaya meminimalkan dampak bencana.
"Untuk meminimalkan dampak musim hujan, BPBD sudah memberikan imbauan kepada masyarakat melalui media seperti radio, koran dan relawan tangguh bencana di kelurahan," katanya.
Menurut dia, sejauh ini pemahaman masyarakat terhadap mitigasi kebencanaan dinilai masih rendah. Oleh sebab itu, pihaknya pun terus mengingatkan agar selalu meningkatkan kewaspadaan adanya banjir.
"Kendala di lapangan yang paling mendasar kurang pahamnya sebagian masyarakat terhadap kebencanaan dan dampak dari bencana," tuturnya.
Ia menyebutkan, dari enam kecamatan di Kota Serang seluruhnya masuk rawan bencana banjir. Namun satu kecamatan yang dinilai paling berdampak adalah Kecamatan Kasemen, dimana daerah itu berada di hilir dan dekat dengan pesisir laut.
"Untuk pemetaan bencana kalau banjir jelas enam kecamatan sudah masuk, cuman yang paling parah adalah wilayah Kecamatan Kasemen, dimana posisinya hilir dan di situ ada laut, dimana pada saat cuaca ekstrem air laut pasang ditambah hujan dari darat otomatis berdampak pada pemukiman masyarakat," terang dia.
sumber ; Antara
Baca Juga: Oknum Polisi Pelaku Aniaya Emak-Emak Ditahan Propam
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Film Monster Pabrik Rambut: Teror Horor Tanpa Setan, Ancam Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
-
Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Janin Dikubur di Rumah Pelaku: Sisi Gelap Guru Silat di Waringinkurung dan Istrinya Terungkap
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'