Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menjanjikan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi negara-negara peserta yang datang ke Indonesia.
Zainudin memastikan akan memaksimalkan ‘hospitality’ di enam kota tuan rumah
penyelenggaraan Piala Dunia U-20 yang untuk pertama kalinya akan digelar di Indonesia itu.
“Kami akan melakukan ini sebaik-baiknya sebagai tuan rumah. Tentu kami juga akan menyiapkan segala sesuatunya, apa yang dibutuhkan untuk ajang ini. Kami akan memberikan kesan yang baik supaya bisa menjadi kenangan bagi 23 negara lainnya yang akan datang,” kata Zainudin saat peluncuran maskot Piala Dunia U-20 2023 di Jakarta, Minggu.
Menpora yakin apabila Piala Dunia U-20 2023 terselenggara dengan sukses, itu dapat meningkatkan nilai tawar Indonesia di mata dunia dan membuka kesempatan bagi Indonesia untuk kembali dipercaya FIFA sebagai tuan rumah ajang internasional bergengsi lainnya.
FIFA sebelumnya telah merilis logo resmi Piala Dunia U-20 2023 bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus lalu. Logo tersebut terinspirasi oleh warna bendera Indonesia, laut biru kehijauan, dan arus yang mengalir melalui kepulauannya.
Selanjutnya, maskot resmi Piala Dunia U-20 2023 juga telah resmi diperkenalkan ke publik pada
245 hari menjelang penyelenggaraannya. Badak Cula Satu ditetapkan menjadi maskot resmi Piala Dunia U-20 2023 yang merepsentasikan energi dan antusiasme pemain dan penggemar sepak bola di Indonesia dan dunia.
Maskot yang diberi Bacuya itu memiliki tanduk warna-warni yang menyala yang melambangkan
penjaga talenta muda sekaligus mercusuar untuk masa depan sepak bola apalagi Piala Dunia U20 2023 bakal menjadi panggung bagi para talenta terbaik sepak bola untuk menjadi legenda masa depan.
Piala Dunia U-20 2023 digelar di Indonesia pada 20 Mei-11 Juni, diikuti 24 negara termasuk
Indonesia sebagai tuan rumah.
Ada enam stadion yang sudah disiapkan untuk Piala Dunia U-20, yakni Stadion Utama Gelora
Bung Karno (Jakarta), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung),
Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Kapten I Wayan
Dipta (Gianyar, Bali)
Baca Juga: Inalillahi.. Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra meninggal dunia di Malaysia
Sumber; Antara
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement