Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan, Ketua Umum PDIP-DPP Megawati Soekarno putri sejauh ini belum memberikan restu kepada siapapun terkait pencapresan.
Termasuk, belum juga kepada Ganjar Pranowo yang telah menyatakan kesiapan dirinya ikut mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2024.
"Ya namanya aja belum diumumkan, restu itu nanti," ujar Hasto, di sekolah partai PDIP di Jakarta Selatan pada Rabu, (10/10/2022).
Hasto juga mencontohkan bagaimana Megawati memberikan restunya ketika Jokowi mencalonkan diri sebagai calon presiden pada tahun 2014.
"Seperti sebelumnya dulu, ketika bu Mega memutuskan dan memutuskan dalam tulisan tangan beliau untuk menetapkan Pak Jokowi sebagai capres pada Maret 2014," katanya.
Hal Yang Wajar
Sementara itu, Hasto merasa pernyataan Ganjar adalah hal yang wajar yang harus dikomunikasikan kepada seluruh kader PDIP. Menurutnya, ketika diminta untuk bangsa dan negara, sudah seharusnya para kader yang terdidik menjawab dengan bijak.
"Jawaban Pak Ganjar supaya kita benar-benar melihatnya d dalam perspektif politik yang benar. Kalau untuk bangsa dan negara, kita siap. Itu adalah pendidikan kaderisasi partai, semua kader partai harus siap ditempatkan dimana pun, saya sebagai sekjen ditugaskan di ranting, harus siap. Dari Gubernur yang ditugaskan di PAC harus siap. Itu disiplin yang dilakukan oleh partai," ungkap Hasto.
Sebelumnya, diberitakan bahwa Ganjar Pranowo disebut-sebut sebagai calon terkuat dalam pencalonan presiden 2024. Ha itu terbukti dari melejitnya nama Ganjar di puncak elektabilitas berbagai survei lembaga independen
Ketika ditanya keinginan menjadi Presiden RI, Ganjar mengaku siap untuk bangsa dan bernegara. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah wawancara yang dilakukan disalah satu stasiun TV swasta.
Baca Juga: APJII Dukung Rencana Investasi Infrastruktur Digital di IKN
"Kalau untuk bangsa dan negara apa sih yang kita tidak siap," kata Ganjar.
Semua Kader Harus Siap
Ganjar juga menyatakan bahwa semua anggota partai harus siap ketika diusung menjadi presiden. Hal ini karena Ganjar mengatakan bahwa setiap partai pasti memilih anak-anak bangsa terbaik yang dapat memimpin Indonesia di masa depan.
"Ketika partai telah membahas secara keseluruhan, dan dia akan mencari
anak-anak bangsa yang menurut mereka adalah yang terbaik, menurut saya semua orang harus bersiap untuk itu," katanya.
Dalam hal ini Ganjar juga menekankan pentingnya etika politik saat bernaung di sebuah partai. Selain itu, kata Ganjar, suara rakyat juga menjadi pertimbangan partai dalam menentukan calon kepala negara.
“Maka kenapa di awal sebagai etika politik, tentu saja kami sangat menghormati satu PDI-Perjuangan sebagai partai saya, dua hubungan yang dibangun oleh partai-partai yang sedang berbincang, dan yang kedua, tentu saja, berkaitan dengan kenyataan yang ada di survei, dan kemudian semua orang membicarakannya. Kan suara rakyat juga tidak boleh diabaikan," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Sebut Ganjar Pranowo Sepadan dengan Anies Baswedan, NasDem 'Pilih Lawan' di Pilpres?
-
Heboh Ganjar Pranowo Nyatakan Siap Nyapres, Dapat Backingan dari Istana?
-
Ganjar Pranowo Nyatakan Siap Nyapres, Sekjen PDIP Hasto: Kalau Bicara Sebagai Capres, Itu Baru Melanggar
-
Rocky Gerung: PDIP Panik, Hasto Serang lawan Politik Secara Pribadi
-
Video Lautan Manusia Hadiri Perpisahan Gubernur DKI Anies Baswedan Hoaks
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
6 Mobil Irit yang Nyaman untuk Keluarga Kecil tapi Bukan Honda Brio, Ada yang Buatan Eropa!
-
Ada Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini, 3.093 Personel Kepolisian Disiagakan
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
4 Smartwatch yang Ada Pengingat Salatnya, Harga Terjangkau Mulai Rp200 Ribuan
-
NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!
-
ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari
-
Buntut Drama Bunga Sartika Resign, Bolehkah Artis Seolah Spill Skincare padahal Endorse?
-
Diduga Nunggak Utang Rp5 Miliar, Eks Apparel Timnas Indonesia Erspo Resmi Digugat ke Pengadilan
-
Dua Wajah THR: Berkah Bagi ASN, 'Penyakit Tahunan' Bagi Buruh Swasta?
-
Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!