Kasus gagal ginjal akut progresif kian merebak di Jakarta, bahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya mencari akal bersama DPRD.
Untuk menangkal penyakit gagal ginjal aku anak tersebut, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mendorong pemprov DKI Jakarta untuk memakai dana taktis.
"Jika memang membutuhkan dana tambahan, kami pastikan Dinkes DKI memakai dana BTT dari APBD," ujar Imam Satria, usai rapat bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta, baru baru ini.
Perizinan memakai dana biaya tak terduga itu untuk memimalisir gejala gagal ginjal akut, dan tentunya sambung ketua komisi E, sekait dengan pengadaan peralatan dan obat buat para pasien gagal ginjal akut progresif.
"Upaya kita sama, yakni bagaimana mencegah serta penanganan pasien di rumah sakit. Kita harus sediakan layanan sarana dan prasarana. Jangan menunggu, kita kan sudah siapkan dana di BTT, itu bisa kita manfaatkan demi rakyat," ungkap Imam Satria di DPRD DKI Jakarta, Kamis (25/10/2022).
Usulan Imam tersebut lantaran masih minimnya sarana dan prasarana di rumah sakit anak kepunyaan pemerintah daerah.
"Ada usulan, agar daerah kita punya rumah sakit anak. Ini perlu kita dorong agar kita tidak hanya bertumpu pada satu rumah sakit. Tidak ada masalah kalau kita punya RSUD khusus anak, fokus menangani pasien anak agar sehat," terangnya menutup. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Standar Makeup di Dunia Kerja: Mengapa Bare Face Dianggap Tidak Profesional?
-
Piala Dunia 2026 dan Keberadaan Spanyol yang Kembali Menjadi Cryptonite bagi Superpowernya Prancis
-
Sejarah Inggris vs Argentina, Ini Prediksi Pemenang Semifinal Piala Dunia 2026
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
-
Apakah HP Harus Dicas sampai 100 Persen? Ini Cara Tepat agar Baterai Tetap Sehat
-
Hey Jude, Jude Bellingham, dan Mimpi Football's Coming Home
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Kenapa Program Pembangunan Berkelanjutan Sangat Berdampak Bagi Infrastruktur Sulsel?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia