Viral wanita di Bali, Indonesia nekat terobos jalan saat rombongan Presiden Jokowi (Joko Widodo) lewati pasar Badung tuai kritik dan kecaman dari netizen.
Anggota Paspampres atau Pasukan Pengamanan Presiden dinyinyir netizen, lantaran tidak mampu mencegah saat wanita di Bali menghalau iringan mobil kepresidenan tempo hari.
Menurut netizen, Paspampres kecolongan dalam pengamanan kepala negara Indonesia. Selain itu, menilai aksi wanita yang diketahui bernama Wahyuni tersebut sangat berbahaya untuk keselamatan presiden.
Kejadian perempuan yang merupakan seorang pedagang di Pasar Badung, Bali, Indonesia berlangsung beberapa detik.
Walau aksi nekatnya tersebut tanpa sengaja, warganet menilai jika hal seperti itu dapat membahayakan nyawa Presiden Jokowi.
Netizen geram terhadap perempuan tersebut, dan juga mengkritik anggota Paspampres yang dianggap kecolongan oleh publik.
"Paspampres lemah," tulis Mohammad Saleh di akun Twitter membalas video tersebut, Jumat (18/11/2022).
Mohammad Saleh atau pemilik akun Twitter, @sandysandiego76 mengasumsikan, bahwa itu bukan skenario. Sebab, Presiden Joko Widodo tidak bakal menurunkan kaca jendela mobil RI 1 yang ia tumpangi.
"Kalau bukan skenario, tak bakalan Jokowi buka jendela. Kemudian wanita itu harusnya dilumpuhkan,"
Baca Juga: Berikut Alasan Perempuan Nekat Terobos Paspampres untuk Cegat Jokowi di Denpasar Bali
Bukan itu saja sambungnya, kecolongan Paspampres terkait peristiwa tersebut berdampak buruk terhadap pengamanan kepala negara di mata dunia.
"Kenapa bisa lolos? Andai kata perempuan itu membawa granat, bisa membahayakan nyawa presiden," ujarnya menambahkan.
Melansir dari KompasTV, 18 November 2022, perempuan tersebut mengaku salah. Kemudian ia mengatakan, kalau ia merupakan seorang pedagang yang ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo secara langsung.
Wahyuni demikian namanya, melanjutkan lagi kalau aksinya terobos iringan mobil rombongan kepala negara Indonesia spontan.
"Spontan aja, ingin salaman dan berfoto. Alhamdulillah dikasih kaos ada gambar Jokowi," katanya saat wawancara. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'