Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap aksi pembunuhan yang terjadi di salah satu toko buah kawasan Serpong, Tangerang Selatan pada Minggu (18/12/2022). Pelaku yang diketahui berinisial SP (28) tega menghabisi atasan tempatnya bekerja karena tidak diberi pinjaman uang sebesar Rp250 ribu untuk membayar utang.
Kasus pembunuhan tersebut terungkap setelah salah satu rekan korban curiga karena tidak ada kabar dan melihat korban di lokasi kerja sejak Minggu siang. Atas kecurigaan tersebut rekan korban kemudian memeriksa kamar mess karyawan dimana korban tinggal. Namun, yang ditemuinya justru tubuh korban sudah tergeletak di atas kasur tak bernyawa.
Berdasarkan penyidikan, pelaku nekat mengakhiri nyawa korban karena kesal tidak dipinjami uang. Diketahui korban yang menjabat sebagai kepala toko juga merupakan bendahara di mess karyawan toko Total Buah Serpong.
"Korban ini kepala toko dan bendahara mess, jadi pelaku tahu korban ada uang. Pelaku kesal karena tak dipinjami uang untuk menebuh motor mertua yang dia gadai karena terlilit hutang," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu saat rilis, Senin (19/12/2022).
Sarly juga mengungkapkan bahwa sebelum ditangkap pelaku sempat mencoba mengelabui petugas dengan seolah-olah baru datang dan tidak mengetahui peristiwa pembunuhan tersebut.
Namun, aksi pembunuhan tersebut terungkap setelah aparat memintai keterangan pelaku sebagi salah satu saksi dan mencocokkan luka cakaran di wajahnya dengan potongan kuku korban yang patah.
"Setelah interogasi pelaku mengakui perbuatannya yang melakukan pembunuhan terhadap korban karena korban menolak meminjamkan uang sebesar Rp250 ribu kepada tersangka,” ungkapnya.
Berkat penelusuran petugas dalam memintai keterangan, pelaku mengaku menghabisi nyawa atasannya dengan mencekik dan membekap korban dengan bantal di atas kasur. Setelah dipastikan tewas, Pelaku SP membawa sejumlah barang berharga milik korban.
"Pelaku membawa kabur perhiasan gelang tangan dan kaki, sejumlah uang dan handphone milik korban. Barang-barang itu dimasukkan ke dalam karung dan diamankan di suatu tempat oleh pelaku," ungkapnya.
Baca Juga: Ibu Malika Anastasya Bocah Perempuan Korban Penculikan: Ya Allah, Enggak Nyangka Dia Orang Jahat!
Atas perbuatannya itu pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup karena melakukan pembunuhan berencana.
"Pelaku diancam dengan hukuman pembunuhan berencana subs pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan atau Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun pidana penjara," tegas Sarly.
Berita Terkait
-
Saksi Sidang Ferdy Sambo Pastikan Tak Ada Luka Penganiayaan di Tubuh Brigadir Yosua
-
Penembakan di Rumah Kawasan Pancoran Dipicu Perselisihan Kakak dan Adik, Barbuk Sudah Disita Polisi
-
Telak! Kriminolog Heran Ferdy Sambo Masih Ingin Main Bulu Tangkis Sebelum Eksekusi Yosua: Bukti Berencana
-
Posting Ceramah UAS, Cara Syahrini Kuatkan Diri dari Terpaan Isu Cerai dan Pembunuhan Karakter
-
Berondok di Bekasi, Polisi Padang Pariaman Jemput IRT Penipu Arisan Online
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh