Ketua DPP Partai Nasdem Effendy Choirie atau yang akrab disapa Gus Choi kembali menjadi pelindung calon presiden yang diusung partainya, Anies Baswedan.
Gus Choi, melihat banyak tudingan miring yang diarahkan kepada mantan Gubernur DKI periode 2017-2022 tersebut.
Beberapa waktu lalu, dia membela Anies yang dituding sebagai "bapak politik identitas", justru Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lah yang sebenernya memunculkan stigma itu.
Kali ini, Gus Choi kembali membela mantan Rektor Paramadina tersebut yang dituduh sebagai ujung tombak kelompok oposisi untuk melawan istana.
Menurutnya, justru Anies lah yang terus menerus menjadi "sasaran tinju" pihak pemerintahan.
Coba lihat, perilaku Anies selama dia memerintah, perlawanan apa yang dilakukan kepada pemerintah pusat? Tidak ada," tanya Gus Choi, dikutip dari program MNC NEWS di kanal YouTube Official iNews, Rabu (28/12/2022).
Padahal, Anies sebagai sosok yang lurus dan baik.
"Justru pemerintah pusat melakukan perlawanan kepada Anies. Jadi Anies ini orang baik-baik saja, lurus-lurus saja," sambungnya.
Meski demikian dia mengaku tidak mengambil pusing dengan semua stigma yang diarahkan kepada calon presidennya. Pernyataanya tersebut seolah menegaskan anggapan pengamat politik, Adi Prayitno bahwa Partai Nasdem sedang membangun narasi dizalimi pemerintahan Jokowi.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Manchester City Libas Leeds 3-1, Erling Haaland Cetak Brace
"Tapi dibayangkan sedemikian rupa (jadi cawan oposisi), ya alhamdulillah juga," seloroh Gus Choi.
Gus Choi juga menegaskan partainya menjaga standar loyalitas termasuk berkomitmen mendukung Pemerintahan Jokowi sejak 2014.
Bahkan mendukung beberapa kebijakan pemerintah yang sulit diterima publik, meski Partai Nasdem saat ini seolah sedang dikucilkan pasca pencapresan Anies Baswedan.
Namun, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai komitmen dukungan Partai Nasdem memiliki makna terselubung. Bahkan, dia melihat partai besutan Surya Paloh itu sebenarnya memang ingin di depak dari pemerintahan.
"Saya justru membayangkan bahwa inilah yang sebenarnya diinginkan oleh Gus Choi dan kawan-kawan. Mereka itu dikeluarkan. Mereka nggak mungkin keluar, tapi nunggu dikeluarkan, ini yang sebenarnya ditunggu," jelas Adi.
Dengan begitu, jika kader partai Nasdem di-Reshuffle dari Kabinet Indonesia Maju, mereka mendapat amunisi untuk membangun narasi dizalimi oleh pemerintahan Jokowi.
"Ini akan jadi amunisi, sebagai bangunan isu, bahwa mereka itu dizalimi dalam konteks ini," tegas Adi.
Tag
Berita Terkait
-
Beda Prediksi Cuaca Badai BRIN vs BMKG Bikin Trending, Presiden Jokowi Turun Tangan
-
Jokowi Dikecam Gegara Masuk Gereja Saat Ekaristi Natal, Perayaan Apa Itu?
-
Arief Poyuono 'Ramal' Jokowi Bakal Dikhianati di Tahun 2023, Wajib Hati-hati dengan Sosok Ini
-
Meski Tutup Wacana 3 Periode, Jokowi Dinilai Bakal Jadi Kekuatan Penentu Pemilu 2024
-
Kasus Meme Stupa Mirip Jokowi Segera Berakhir, Terdakwa Mantan Menpora Roy Suryo Akan Jalani Sidang Putusan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional