/
Senin, 16 Januari 2023 | 08:48 WIB
Puing-puing badan pesawat jatuh di Nepal. (AFP)

Kecelakaan pesawat terburuk sejak tiga dekade terakhir terjadi di Pokhara, Nepal, Minggu (15/1/2023). Dilaporkan sedikitnya 68 orang tewas dalam musibah itu.

Merujuk VOA pesawat Yeti Airlines membawa 68 penumpang dan empat awak pesawat dari Ibu Kota Kathmandu, Nepal. Televisi lokal melaporkan dari lokasi, para regu penyelamat berada disekitar badan pesawat yang hancur. Selain itu api yang menjilat badan pesawat juga membuat lahan disekitar hangus karena terbakar.

Pesawat Yeti Airlines diketahui melakukan kontak dengan Bandara Ngarai Seti pada pukul 10.50 pagi waktu setempat. Hal itu diungkapkan oleh otorita penerbangan setempat. 

"Kemudian pesawat jatuh" tambah pernyataan tersebut.

Petugas polisi Ajay KC mengatakann lokasi kecelakaan yang berada diantara dua bukit menyebabkan petugas kesulitan mencapai jatuhnya pesawat. 

"Separuh badan pesawat berada di lereng bukit,” ujar Arun Tamu.

Sementara itu kepada Reuters, penduduk setempat mengatakan bahwa ia tiba di lokasi kejadian tidak lama setelah mengetahui adanya pesawat terjatuh di dekat tempat tinggalnya. 

"Separuh lainnya telah jatuh ke ngarai Sungai Seti,” tambahnya.

Dalam jumpa persnya kepada awak media, Menteri Keuangan Nepal, Bishnu Paudel mengatakan bahwa pemerintah akan membentuk tim untuk menyelidiki penyebab dari jatuhnya pesawat. Diperkirakan butuh waktu hingga 45 hari untuk memberikan laporan jatuhnya Yeti Airlines.

Baca Juga: Hari Ini 5 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Jalani Sidang Perdana di PN Surabaya

Nepal sendiri diketahu merupakan negara yang dikelilingi oleh pegunungan tinggi di dunia. Diketahui sebanyak delapan dari empat belas gunung tertinggi di dunia berada di Nepal. Dilaporkan sejak tahun 2000 sebanyak 350 orang menjadi korban kecelakaan udara di negara tersebut baik pesawat atau pun helikopter.

Kecelakaan pesawat di Nepal. (sumber: AFP)

Sementara itu kepada Reuters, penduduk setempat mengatakan bahwa ia tiba di lokasi kejadian tidak lama setelah mengetahui adanya pesawat terjatuh di dekat tempat tinggalnya. 

"Separuh lainnya telah jatuh ke ngarai Sungai Seti,” tambahnya.

Kecelakaan pesawat di Nepal. (sumber: AFP)

Dalam jumpa persnya kepada awak media, Menteri Keuangan Nepal, Bishnu Paudel mengatakan bahwa pemerintah akan membentuk tim untuk menyelidiki penyebab dari jatuhnya pesawat. Diperkirakan butuh waktu hingga 45 hari untuk memberikan laporan jatuhnya Yeti Airlines.

Nepal sendiri diketahu merupakan negara yang dikelilingi oleh pegunungan tinggi di dunia. Diketahui sebanyak delapan dari empat belas gunung tertinggi di dunia berada di Nepal. Dilaporkan sejak tahun 2000 sebanyak 350 orang menjadi korban kecelakaan udara di negara tersebut baik pesawat atau pun helikopter.

Load More