Harta bombastis Rafael Alun Trisambodo benar-benar menjadi sorotan masyarakat akhir-akhir ini. Pasalnya, seorang Rafael yang hanya menjabat sebagai Kepala Bagian di Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatsn dia mempunya aset kekayaan hingga Rp56 miliar banyaknya.
Besarnya harta disebut tak sesuai dengan profil pekerjaannya yang hanya pejabat eselon III. Karenanya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadwalkan pemanggilan Rafael Alun Trisambodo untuk klarifikasi sumber kekayaannya.
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran atau FITRA menilai, jumlah kekayaan yang dimiliki anak buah Sri Mulyani tersebut tidaklah wajar. Butuh waktu 100 tahun atau tepatnya 98 tahun bagi Alun sebagai pegawai pajak setingkat eselon III untuk dapat mengumpulkan pundi-pundi hartanya senilai Rp56 miliar.
Namun, eks pejabat DJP tersebut tidak perlu menunggu puluhan tahun untuk mengumpulkan kekayaan sebanyak itu.
Sekretaris Jenderal FITRA, Misbah Hasan mengatakan dengan gaji yang hanya Rp4,7 juta dan tunjangan kinerja sekitar Rp46,4 juta per bulannya mustahil bagi Alun mampu mengumpulkan uang sebanyak itu.
"Artinya dia punya kekayaan sekitar Rp 56 miliar itu kan mesti harus dikumpulkan selama 98 tahun. Nah ini kan kekayaan yang tidak wajar," kata Misbah Hasan kepada Suara.com, Selasa (28/2/2023).
Lebih lanjut Misbah mengatakan ada tren kenaikan harta kekayaan yang tidak wajar pada sejumlah pegawai pajak, salah satunya adalah Rafael Alun Trismabodo.
"Seperti Rafael Alun saja itu kan kalau kita lihat kenaikan hartanya signifikan," katanya.
Dia mencontohkan pejabat pajak eselon 1 saja memiliki gaji sekitar Rp5,2 juta dan tunjangan kinerja sekitar Rp113 juta. Dibutuhkan waktu sekitar 30 tahun untuk dapat mengumpulkan uang sebanyak itu. Sedangkan Rafael hanya pejabat eselon III beberapa tahun. Namun, kenaikan hartanya begitu fantastis.
Baca Juga: 5 Pasangan Suami Istri Artis Korea Ini Pernah Membintangi K-Drama Bersama
Misbah menduga, kasus rekening gendut seperti Rafael sebenarnya tidak hanya terjadi di Kementerian Keuangan saja. Akan tetapi bisa juga terdapat di kementerian atau lembaga lain.
"Kasus ini tidak hanya terjadi pada Rafael Alun tetapi juga pejabat lainnya. Nah ini yang mestinya harus diusut tuntas," katanya.
Bisa Dijerat Pasal TPPU
Sementara itu KPK akan dijadwalkan akan memanggil Rafael Alun Trisambodo pada Rabu (1/3/2023) terkait asal usul sumber kekayaannya.
Pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar mengatakan KPK bisa saja langsung menjerat eks pejabat DJP tersebut dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Hal itu bisa dilakukan, jika Rafael tidak dapat memberikan bukti sumber dari mana harta yang didapatnya selama ini hingga terkumpul Rp56 miliar.
Berita Terkait
-
Kumpulkan Harta Rp 56 Miliar, Rafael Alun Butuh Waktu 98 Tahun!
-
Rafdi, Si Anak Pejabat yang Pilih Jadi Kuli Bangunan Berbanding Terbalik 180 derajat dengan Mario Dandy
-
Bakal Diperiksa KPK Hari Ini, Rafael Alun Terancam Dijerat Pasal Pencucian Uang
-
Gawat! Rafael Alun Trisambodo Bisa Terjaring TPPU Kalau Tidak Mampu Beberkan Sumber Harta Kekayaan
-
[WOW] Ada Botol Alkohol Vodka Iceland di Jeep Rubicon Saat Mario Hajar David Anak Pengurus GP Ansor
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek
-
5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam
-
Dinamika Tukar Raga dan Misteri Itomori dalam Your Name karya Makoto Shinkai
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Cek Fakta: Benarkah Gal Gadot Dilabrak Dua Lipa di Toilet Acara Met Gala karena Seorang Zionis?
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi