PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengumumkan jadwal pertandingan Big Match antara Persija Jakarta vs Persib Bandung dan Persebaya Surabaya vs Arema FC yang sempat tertunda.
Jadwal pertandingan terbaru kedua laga tersebut yakni digelar pada 31 Maret dan 11 April 2023.
Melihat dari kalender Liga 1 di tahun 2023, jadwal dua laga tunda tersebut akan dilaksanakan di Bulan Ramadhan. Ferry Paulus sebagai Direktur PT LIB menjelaskan alasan pemilihan tanggal tersebut.
"Kenapa di tanggal itu? Karena memang slotnya setelah dijadwalkan ulang ada di posisi-posisi tersebut," ujar Ferry di Jakarta, Rabu (9/3/2023).
Pria yang pernah menjabat sebagai direktur olahraga Persija itu mempertimbangkan beberapa hal dalam menentukan jadwal partai tunda tersebut.
Selain melihat jarak antar pertandingan terlalu dekat juga memerhatikan masa pemulihan pemain kedua laga tersebut. PT LIB juga ingin BRI Liga 1 2022-2023 rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri.
"Target utama kami, Liga 1 musim ini selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri," kata Ferry.
Meski sudah menentukan tanggal, Ia mengaku belum bisa memastikan di mana akan digelar dua pertandingan tersebut di langsungkan.
Ferry mengatakan bahwa Persija ingin melanjutkan pertandingan melawan Persib dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan dengan penonton.
Baca Juga: Begini Kisah Nestapa Rumah Tangga Mongol Stres, Ditinggal Istri Hingga Besarkan Anak Seorang Diri
Sementara untuk Persebaya melawan Arema FC, ada tiga stadion menjadi opsi yakni Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Joko Samudro (Gresik) dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian, apalagi pertandingan selama bulan Ramadhan mulainya pukul 20.30 WIB. Lalu untuk Stadion Gelora Bung Tomo, itu kan terkait dengan Kementerian PUPR yang mempersiapkan stadion itu untuk Piala Dunia U-20 2023," kata Ferry.
Ferry Paulus pun menekankan bahwa selain dua laga yang disebutkan di atas, masih ada delapan pertandingan Liga 1 lainnya yang ditunda.
Namun, LIB optimistis semua pertandingan tersebut dapat berlangsung sesuai dengan rencana.
"Kalau kami tidak optimistis, tidak berakhir nanti kompetisinya," tutur Ferry
Berita Terkait
-
Daftar 34 Pemain TC Timnas Indonesia U-22 Tahap Kedua, Ada Pemain Kelahiran Jepang
-
Thomas Doll Bingung Persija Jakarta Cuma Jago Kandang, Terbaru Dibungkam Borneo FC
-
Dipermalukan Persik Kediri di Bogor, Luis Milla Bakal Lakukan Hal Ini Untuk Persib Bandung
-
Barito Putera vs Persebaya: Aji Santoso Waspadai Kecerdikan Rahmad Darmawan
-
Penyebab Persija Terus Tampil Buruk di Laga Tandang, Thomas Doll Jengkel Banget!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan
-
Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat
-
Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan