Sebarkan nilai-nilai baik, Lisda Hendrajoni undang puluhan anak-anak menonton film Kun Ana wa Anta di Studio 2 Bioskop XXI Transmart Padang, Minggu (12/3/2023).
Anak-anak yang berasal dari Panti asuhan dan daerah-daerah pinggir kota tersebut terlihat sangat bahagia mendapat kejutan tak terduga itu. Apa lagi traktirannya berasal dari satu-satunya anggota DPR RI perempuan Partai NasDem Sumbar pula.
"Asik sekali. Akhirnya bisa nonton di bioskop dan berjumpa bunda Lisda," ujar Ara, gadis kecil kelas 2 sd yang tinggal di Panti Asuhan di daerah Koto Tangah.
Rata-rata ini pengalaman pertama anak-anak tersebut masuk ke bioskop dan menonton film layar lebar.
"Belum pernah masuk bioskop. Ini pertama kami ke sini, terima kasih Bunda Lisda," ujar Murni, ibu empat orang anak yang datang bersama anaknya ikut menonton film bernuansa dakwah tersebut.
Film yang diproduksi oleh DNA Production dan Happening ini selain mengajarkan nilai-nilai kecintaan terhadap satwa langka juga menggandung nilai keberagaman, saling menghargai serta kesabaran dan kesetiakawanan tanpa membedakan ras, kelas sosial dan keyakinan. Pesan bahwa islam adalah agama yang menjadi rahmatan lil alamin.
Selama film berlangsung Lisda Hendrajoni tampak bahagia dikelilingi anak-anak kecil yang nyinyir bertanya dan meminta ini itu.
"Saya senang bisa berbagi bahagia bersama mereka. Mudah-mudahan momen ini kan menjadi kenangan indah nantinya," ujar anggota Komisi X DPR RI yang juga menjabat sebagai Ketua Garnita Malahayati NasDem Sumbar ini tersenyum ramah.
Hadir juga pada acara nonton bersama itu produser film, Rina Novida dan Nadira Octova , salah seorang aktor utama film berlatar kehidupan pesantren tersebut.
Ketua komisi film daerah padang Marwin yang turut hadir pada acara itu merasa sangat senang melihat antusias warga yang hadir.
Baca Juga: Ini Alasan LPSK Tolak Lindungi AGH Mantan Cristalino David Ozora
"Kita akan mensuport film-film nasional dan mendidik seperti ini. Dan kita berharap ke depan film-film yang berlatar belakang alam dan budaya Minangkabau juga semakin banyak yang tembus bioskop XXI dan dinikmati bersama," ujarnya.
Setidaknya ada 90an orang undangan yang hadir pada kesempatan nonton bareng tersebut.
" Kami memang memesan sekitar 90 kursi. Selain menonton, anak-anak juga di traktir makan oleh Bunda Lisda." Kata Fadli, mantan Uda Kota Padang yang dipercaya sebagai panitia acara nonton bareng Bunda Lisda. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
4 Sunscreen Peptide, Bikin Kulit Plumpy dan Terhidrasi Sepanjang Hari!
-
Detik-Detik Sopir Truk Sampah di Gresik Larikan Kendaraan yang Terbakar ke Pos Damkar
-
Antara Keberanian dan Shock Value: Kritik Atas Promosi Film Aku Harus Mati
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya