Serang Suara - Wakil Ketua Bidang Akademik (Waket Bidakademik) STIK Lemdiklat Polri, Brigjen Asep Adisaputra, dikabarkan meninggal dunia akibat serangan jantung.
Kejadian tragis ini terjadi saat ia sedang mengikuti kuliah diskusi panel Wawasan Nusantara di Ruang Bhineka Tunggal Ika Lemhannas RI.
Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Irjen Dedi Prasetyo, membenarkan kabar duka tersebut dalam pernyataannya, Rabu (7/6/2023).
"Betul. Innaillahi wainaillahi rojiun. Semoga almarhum mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya, amin," kata Dedi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, almarhum Brigjen Asep Adisaputra sempat dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Namun, sekitar pukul 11.25 WIB, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia.
Dedi menjelaskan bahwa Asep mengalami serangan jantung saat mengikuti pendidikan di Lemhannas. Hal ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Asep merupakan sosok yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Brigjen Asep Adisaputra adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Sebelum menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Akademik STIK Lemdiklat Polri, ia pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Penerangan Umum atau Kabagpenum Divisi Humas Polri. Kepergiannya akan dirasakan sebagai kehilangan besar dalam korps kepolisian.
Pihak keluarga dan rekan-rekan almarhum Brigjen Asep Adisaputra berduka cita yang mendalam atas kepergian beliau.
Semoga almarhum diterima di tempat yang terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Baca Juga: Sinopsis Killing Romance, Kisah Creepy yang Diplesetkan Jadi Sajian Komedi
Kontributor: Putra Tanhar
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya
-
5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian
-
Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
-
SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius