Serang Suara - Seorang mahasiswa pamer jual tiket konser Band Coldplay. Mahasiswa berinisial BT itu jual tiket buat beli Adidas Yeezy dan traktir teman-teman.
Aksi dari mahasiswa jual tiket konser Coldplay ternyata bodong, setelah polisi menerima laporan lalu menangkapnya.
Motif mahasiswa itu menjual tiket konser di media sosial Twitter miliknya, selain buat beli sepatu, juga buat melampiaskan dendam karena pernah tertipu beli tiket konser BLACKPINK, yang tampil di Jakarta Maret 2023 silam.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Syahduddi mengatakan kepada jurnalis, motif dari pelaku untuk balas dendam dan pernah tertipu, kutip Jumat 9 Juni 2023.
Kemudian dari hasil pemeriksaan, ternyata ia juga sudah dua kali melakukan tindak penipuan atau melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan terancam pidana maksimal 4 tahun penjara.
Masih kata Kombes Syahduddi, selain buat foya-foya bersama temannya, hasil penjualan tiket konser bodong itu, ia alihkan juga buat membeli sepatu.
Kendati demikian, aksi penipuan jual tiket nonton konser Coldplay rupanya ajang bagi pelaku buat balas dendam, lantaran pernah jadi korban.
"Ia mengaku kalau pernah tertipu beli tiket konser BLACKPINK asal Korea Selatan itu sebesar Rp 15 juta, maka dari itu ia melakukan penipuan agar orang beli tiket Coldplay padanya," beber Syahduddi.
Latar Belakang Mahasiswa Penipu Tiket Coldplay
Baca Juga: Walikota Serang Pertanyakan Kelanjutan Investasi Pangrango Group yang Tak Kunjung Terealisasi
Kombes Syahduddi menerangkan, latar belakang dari mahasiswa asal Semarang yang tipu orang jual tiket konser Coldplay merupakan mahasiswa jurusan IT.
Bermula dari mampu mengembalikan akun Instagram milik salah seorang warga A. BT alias pelaku jual tiket Coldplay palsu meminta uang sebesar Rp 3,5 juta dari A termasuk identitas, dan rupanya akun Instagram yang memakai jasanya urung kembali.
BT mahasiswa Semarang peniput tiket Coldplay itu pun memakai identitas korban buat jual tiket konser bodong dengan memakai akun Twitter @coldplayJKT.
Kemudian salah satu korban DA tergiur dan penawaran BT masuk akal, dan meminta uang Rp 250 ribu dari harga tiket Coldplay resmi.
“Ketika korban melihat akun Twitter @coldplayJKT korban merasa tertarik ingin menggunakan jasa dari tersangka,” kata Syahduddi.
Pelaku mengakali berbagai cara dan mengirim pesan dengan meminta korban transfer duit sebesar Rp 5,5 juta ke virtual account yang telah disiapkan tersangka.
Berita Terkait
-
Balas Dendam Duitnya Habis Belasan Juta, Mahasiswa Penipu Tiket Coldplay Ngaku Pernah Ketipu saat Konser BLACKPINK
-
Fajri Pemuda Obesitas 300 Kg Rujuk ke RSCM, RSUD Kota Tangerang Terjunkan 10 Dokter
-
Demi Beli Sepatu Adidas dan Traktir Teman, Mahasiswa Penipu Tiket Konser Coldplay Beraksi di Twitter Pakai Foto Cewek
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Satu Orang Berangkat Haji, Satu Kampung Ikut Mengantar hingga Menginap di Jalan
-
Dibawa ke Kantor Polisi, Lurah di Tapteng Mendadak Pingsan Saat Mau Dites Urine
-
Misi Mauricio Souza: Jadikan Eksel Runtukahu Striker Komplet Persija
-
Berpangkat Jenderal Bintang Empat, Koleksi Mobil Dudung Justru Ramah Kantong
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan
-
Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia
-
Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang