Serang.suara.com - Partai Bulan Bintang (PBB) mendeklrasikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai bakal calon presiden (Capres) pada pemilu 2024 mendatang. Deklarasi itu dirangkaikan dalam peringatan Milad ke-25 PBB di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Minggu, (30/7/2023)
Dari pantauan redaksi Suara Serang di lapangan, Prabowo Subianto tiba di ICE BSD pada pukul 14.41 WIB, kedatangannya disambut langsung oleh Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.
Selain itu, nampak pula Ketua DPD DKI Jakarta, Riza Patria, Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman, politikus Gerindra Dedi Mulyadi hingga Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.
Terlihat juga sejumlah perwakilan dari partai politik lain seperti Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta. Lalu, ada Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, Sekjen PAN Eddy Soeparno, hingga Jubir PSI Cheryl Tanzil.
Yusril mengatakan bahwa PBB telah bersepakat untuk mendukung Prabowo untuk maju sebagai Capres pada pemilu 2024 mendatang.
Selain itu, ia juga mengajak partai lain untuk sama-sama mendukung Prabowo, terlebih kepada partai yang belum menentukan Capresnya.
“PBB telah menyatakan kesepakatan pak prabowo untuk menjadi capres. Untuk rakyat Indonesia, beri dukungan dan kesempatan kepada beliau, dengan segala pengalaman, pengetahuan yanh dia miliki, beliau jauh lebih mampu memimpin bangsa dan negara, kata Yusril di ICE BSD, Minggu, 30 Juli.
Deklarasi ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) DPP PBB Nomor 203236/PILPRES/2023 tentang calon presiden RI Periode 2024-2029.
Selanjutnya, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyerahkan secara resmi SK tersebut kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.
Baca Juga: Awal Mula Munculnya Kebijakan Sistem PPDB Zonasi: Kini Tuai Banyak Kontroversi
“Memutuskan, menetapkan calon presiden RI periode 2024-2029. Mengesahkan H Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI yang didukung oleh Partai Bulan Bintang pada Pemilihan Umum tahun 2024," kata Sekjen PBB Afriyansah Noor saat membacakan SK. [*]
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Timing, Anies Baswedan Tak Mau Umumkan Cawapres Berujung Antiklimaks
-
Para Petinggi Parpol Hadir di Milad PBB, Ada Ketum Gelora Anis Matta
-
Babak Belur, Dua Pencuri Motor Bersenjata Api dan Tajam Dihajar Massa di Tangerang
-
Rute Baru Citilink Buka Penerbangan Tujuan Jakarta-Perth, Australia
-
Wisata di Pantai Carita, Lengkap Info Penginapan, Tiket Masuk, dan Jarak dari Jakarta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
-
Bongkar Penyelewengan Subsidi, Polda Jateng Sita Ribuan Liter BBM dan Tabung LPG
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Anak, Oknum TNI AD di Kendari Kabur Saat Diinterogasi
-
Cushion Barenbliss Harga Berapa? Ini Update Terbaru dan 3 Rekomendasinya
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?
-
Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan