Kementerian Kordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan melalui Deputi Bidang Kordinasi Peningkatan Kualitas Anak Perempuan dan Pemuda mengadakan acara diskusi 'Suara dan Kreasi Anak Indonesia', Jum'at (25/8/2023). Acara yang diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan HUT Kemerdekaan RI ke 78 ini digelar di Gedung Heritage, Kemenko PMK, Jalan Merdeka Barat no 3, Jakarta Pusat.
Hadir dalam acara tersebut ratusan pelajar, dan anak-anak dari rumah singgah yang berasal dari sekitar Jakarta. Selain itu Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi atau Kak Seto turut hadir.
Diskusi yang dibuka oleh Deputi Bidang Kordinasi Peningkatan Kualitas Anak Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK, Woro Srihastuti mengatakan acara ini digelar dari anak untuk anak.
"Kami sebenarnya ingin mengajak anak-anak Indonesia untuk merayakan bersama-sama. Jadi makanya sebenarnya idenya dari anak, oleh anak, untuk anak. Jadi makanya tadi yang mengisi acara sendiri juga anak-anak, kemudian yang menjadi MC dan moderator juga anak-anak, semuanya ini tujuannya adalah ingin meningkatkan partisipasi dari anak-anak Indonesia," ujar Woro.
Diskusi yang mengangkat tema 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju' dimaksudkan untuk mensosialisasikan dan mencegah dampak negatif dari teknologi digital.
"Yang paling sering kali terdampak itu adalah anak anak, karna anak-anak ini masih sangat rentan terhadap kemajuan teknologi digital, mereka kadang terbantu tapi seringkali suka tidak bisa menahan diri akhinya kecanduan terhadap gagdet bahkan sampai mungkin ada cyber bullying dan sebagainya," kata Woro.
Karenanya Woro berharap dengan terselengaranya kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan kepada anak-anak akan dampak negatif digitalisasi. Sehingga, mereka dapat terhindar dari perilaku yang merugikan dirinya dan orang lain.
Selain itu acara tersebut juga diadakan pelbagai permainan dan kuis serta celoteh anak. Dimana peserta anak yang hadir dapat menyampaikan serta menyuarakan harapan-harapannya bagi Indonesia dimasa mendatang.
Baca Juga: Kebangkitan Teknologi Jadi Tema Diskusi Media Gathering PT Len Industri (Persero)
Berita Terkait
-
Pemerintah Sebut Ada 3,3 Juta Warga Alami Kemiskinan Ekstrem, Paling Banyak di Indonesia Timur
-
Kemenko PMK Sebut Pemerintah Siapkan Tiga Skema Penanganan Kelaparan di Papua Tengah
-
Angka Kemiskinan Ekstrem Diperkirakan Turun 0,8 Akhir 2023
-
Ketua LPAI Kak Seto Bakal Kawal Bocah 4 Tahun Korban Pencabulan Kakek 65 tahun di Tangerang
-
Tahanan Melahirkan di Sel, Publik Sentil Kak Seto dan PC: Adilkah?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Ibu Tiri Sedih Tamara Bleszynski Cuma Jadi Tamu di Nikahan Teuku Rassya, Padahal Seragam Sudah Siap
-
Potensi Besar Industri Daur Ulang, Mengapa Masih Dianggap Murah dan Berkualitas Rendah?
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB
-
Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota
-
BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124
-
Kasus Korupsi: Ajudan Abdul Wahid Ngaku Dicatut, Tapi KPK Punya Fakta Berbeda
-
Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
-
Nintendo Rilis Game Yoshi Gratis di Switch dan Mobile, Bangkitkan Nostalgia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Terawet dari Korea Selatan tapi Harga Termurah: dari Sedan hingga 7 Seater