/
Rabu, 14 September 2022 | 15:53 WIB
ilustrasi pembunuhan (Pixabay.com)

SuaraSoreang.id - Pembunuhan tragis terjadi di Desa Ulubelu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT

Pembacokan itu menewaskan seorang warga Ngada NTT hingga kepalanya terbelah menjadi tiga.

Korban itu bernama Klemens Dhari (48), warga Kampung Sobo, Desa Sobo, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada.

Melansir Digtara.com – jaringan suara.com, pembunuh yang tega itu adalah Servatius Soro (47), warga Desa Ulubelu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Diketahui kemudian, pembunuhan tragis ini didasari oleh dendam yang telah terpendam lama.

Masalah itu terjadi dalam internal Sa'o yang belum diselesaikan.

Pelaku sebelumnya telah melakukan ancaman. Soro mengancam jika ada yang berani masuk area loka (tempat seremonial adat makan leluhur) maka akan menanggung akibatnya. 

Pembunuhan tragis ini sudah dilaporkan ke polisi berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/52/IX/2022/NTT/Polres Ngada/Polsek Golewa.

Kronologi

Baca Juga: Ciri-ciri Pengamal Ilmu Kuyang, Konon Masih Banyak di Kalimantan

Kejadian ini berawal dari Petrus Bate (72) dan Emanuel Lanu (36), warga Desa Ekoroka, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada berada di Sa’o Longa Ngeo menuju ke Loka Ena Bhara.

Kedatangan mereka berniat untuk melakukan seremonial adat Ti’i Ka Ebu Nusi (memberi makan nenek moyang).

Kemudian, Petrus dan Emanuel bertemu dengan pelaku dan Blasius Wene (47), warga Desa Ulubelu, Kecamatan Golewa, Kabupatem Ngada serta ada beberapa orang lain yang sedang duduk.

Atas kedatangan keduanya, pelaku meminta mereka pulang dan melarang mereka melakukan ritual adat memberi makan leluhur di loka tersebut. Sebab, menurutnya ritual adat tersebut sudah dilakukannya terlebih dahulu.

Menanggapi hal itu, Petrus dan Emanuel pulang dan membatalkan melakukan ritual adat.

Dalam perjalanan, Petrus dan Emanuel bertemu Klamens Dhere (korban) yang melakukan perjalanan menuju ke lokasi ritual dengan membawa jerigen warna putih berisikan minunan keras tradisional jenis moke putih dan membawa parang yang disarungi.

Load More