/
Minggu, 25 September 2022 | 17:57 WIB
Ferdy Sambo (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraSoreang.id - Jagat media sosial dihebohkan oleh kabar soal tim penyidik temukan ruangan rahasia berisi tangan manusia di rumah Ferdy Sambo.

Kabar tersebut bermula dari sebuah unggahan video di media sosial Facebook dengan nama akun Super Maniak.

Keterangan dalam video tersebut bertuliskan narasi seolah-olah tim penyidik kasus pembunuhan Brigadir J telah menemukan ruang rahasia di rumah Ferdy Sambo yang berisi tangan manusia.

"Akhirnya Penyidik Temukan Ruang Rahasia Ferdy Sambo. Berisi Tangan Manusia," tulis Super Maniak dalam keterangan video tersebut, seperti dikutip dari SuaraRiau.id pada Minggu (25/9/2022).

Lantas, apakah kabar tersebut benar?

Penjelasan

Video hoaks soal penemuan ruang rahasia berisi tangan manusia milik Ferdy Sambo (sumber: turnbackhoax.id)

Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id, kabar terkait ditemukannya ruangan rahasia di rumah Ferdy Sambo yang berisikan tangan manusia itu adalah bohong atau hoaks.

Gambar penemuan kerangka manusia tersebut ternyata merupakan gambar penemuan kuburan massal yang diduga berasal dari abak ke-15 di Peru.

Maka unggahan tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan kasus Ferdy Sambo.

Setelah dilakukan identifikasi foto tersebut cocok dengan gambar dalam artikel yang berjudul Fakta Temuan Kuburan Massal Kaum Elit Abad ke-15 di Peru, yang diterbitkan CNN Indonesia pada 22 November 2021 lalu.

Baca Juga: Pembalap Ducati, Jack Miller Berhasil Raih Juara MotoGP Jepang 2022

Dilansir dari artikel tersebut, peneliti dikabarkan telah berhasil menemukan kuburan massal yang diduga berisikan jasad yang berasal dari kaum elit pada abad ke-15 di Peru.

Dalam artikel tersebut juga disebutkan bahwa penemuan tersebut berhasil menemukan setidaknya 25 jasad yang didominasi oleh wanita.

Peneliti menyebutkan, bahwa wanita-wanita tersebut dikubur dengan posisi tengah duduk dengan kaki ditekuk dan mayoritas jasad tersebut berusia di bawah 30 tahun.

Kesimpulan

Berdasarkan fakta yang ada, maka dapat dipastikan bahwa unggahan tersebut tidak ada kaitannya dengan kasus Ferdy Sambo.

Unggahan tersebut masuk pada kategori konten palsu atau fabricated content.

Sumber: SuaraRiau.id

Load More