/
Rabu, 05 Oktober 2022 | 20:01 WIB
Perasaan Dedi Mulyadi digugat cerai Ambu Anne (Tangkapan layar Youtube Kang dedi Mulyadi)

SuaraSoreang.id – Sidang gugatan cerai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi digelar hari ini, Rabu (5/10/2022).

Setelah menjalani pernikahan sejak tahun 2003 dan kini digugat cerai sang istri Ambu Anne, sapaan akrab Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi ungkapkan perasaannya. 

Anggota DPR RI itu mengungkapkan isi hatinya dalam kanal Youtube miliknya jelang sidang gugatan cerai pertama.

Kondisi Dedi Mulyadi dalam video tersebut terlihat berat hati namun tetap berusaha tegar.

Dia menyebutkan, jika dirinya pun tetap manusia yang memiliki perasaan.

“Saya secara pribadi, bagaimana pun manusia itu ada sisi rasanya," ujar Dedi Mulyadi.

Sebagai suami Ambu Anne, Dedi Mulyadi ungkapkan pemohonan maafnya. Dia mengaku jika dirinya bukanlah manusia sempurna dan belum bisa menjadi teladan.

"Sisi rasanya itu, saya minta maaf, belum bisa menjadi tauladan, belum bisa sesuai harapan orang, tidak sesempurna seperti pandangan orang,” ungkapnya dalam kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Selasa (4/10/2022).

Dia mengakui kekurangannya yang menyebabkan gugatan cerai yang dilakukan istrinya, Ambu Anne.

Baca Juga: MIRIS! Ditengah Duka Pasca Tragedi Kanjuruhan, Polri Malah Gelar Lomba Artikel Polisi Humanis

“Saya banyak kurangnya, karena banyak kurangnya, sehingga harus lewati (sidang gugatan perceraian) 5 Oktober ini,” jelasnya.

Kang Dedi Mulyadi juga meminta maaf pada pihak-pihak yang saat ini merasa kecewa padanya ketika mengetahui sang istri menggugat cerai mantan koordinator KAHMI Jawa Barat itu.

“Tapi semoga rasa kecewa itu tidak terus-menerus," ungkapnya.

Dia juga melanjutkan curhatannya dengan menjelaskan filosofi hidupnya. Menurutnya hidup di dunia ini bukan hanya untuk diri sendiri.

"Karena menurut saya, hidup tidak untuk diri sediri, karena hidup untuk diri sendiri tidak ada artinya, dan hidup juga untuk orang lain," katanya. 

"Dan saya akan terus melakukan untuk kepentingan orang lain,” lanjut pria mantan Bupati Purwakarta dua periode ini.

Load More