SuaraSoreang.id-Anggota DPR RI Dedi Mulyadi atau kang Dedi, kembali menanggapi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Lesti Kejora.
Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu sebelumnya juga telah memperhatikan dengan memberi pesan terhadap Lesti Kejora ketika awal kasus KDRT Lesti Kejora mencuat ke Publik dan menjadi viral.
Perhatian dan penyampaian pesan itu, kang Dedi sampaikan di kanal Youtube miliknya Kang Dedi Mulyadi Channel (KDM).
Kali ini, saat kabar terbaru tentang pencabutan laporan KDRT Rizky Billar oleh Lesti Kejora, Kang Dedi kembali memberi tanggapan terkait hal itu.
Melansir laman media sosial Instagram miliknya @dedimulyadi77 pada 16 Oktober 2022, kang Dedi mengunggah video reels tentang tanggapannya terhadap perdamaian kasus KDRT Lesti Kejora.
Dalam postinganna, kang Dedi sambil memasak dan memotong sosis, beranggapan alasan biduan dangdut tersebut mencabut laporan terbilang masuk akal.
Sebab, ujar kang Dedi namanya perempuan selalu menggunakan hati dalam melangkah.
"Dilema bagi Lesti. Dilemanya apa? Jika kasus berlanjut maka mau tidak mau, dia akan mempunyai suami seorang narapidana," tutur Kang Dedi.
"Kemudian nanti anaknya mempunyai ayah yang menjadi narapidana," ujarnya.
Kang Dedi Mulyadi menganggap apa yang telah dilakukan Lesti Kejora dengan membuka pintu damai sudah tepat dan bukan sebuah prank.
Namun, sebagai publik figur dengan begitu banyaknya penggemar, pilihannya menjadi terlihat berbeda.
Tentu, semua langkah seorang bintang seperti Lesti Kejora akan menimbulkan sikap pro dan kontra. Khususnya bagi yang kontra akan langkah perdamaian tersebut bisa saja menuduh kasus KDRT ini sebuah prank.
"Perempuan itu punya rasa, rasa tidak tega. Itu yang bisa menjadi Lesti menggerakkan hatinya untuk berdamai," katanya.
Maka akan ada yang kecewa dan melahirkan beragam tuduhan seperti prank dan lainnya.
Demikian pernyataan bijak Kang Dedi malah banyak warganet yang menilai itu isi hatinya sendiri dan berharap sang istri, Ambu Anne juga mencabut gugatan cerainya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati