SuaraSoreang.id - Hampir tak pernah lepas dari tangannya, buku hitam milik Ferdy Sambo mendapat banyak sorotan.
Meskipun sudah dijelaskan oleh pihak pengacara, bahwa buku hitam milik Ferdy Sambo itu hanyalah sebuah buku catatan biasa, namun beberapa pihak mencurigai ada hal lain di balik buku hitam tersebut.
Salah satu kecurigaan datang dari Ketua Indonesian Police Watch (IPW, Sugeng Tegung Santoso, yang mengatakan bahwa buku hitam itu mungkin saja menyimpan banyak rahasia selama Ferdy Sambo menjabat sebagai petinggi Polri.
"Saya cuma mau menerawang saja ya, di buku itu saya menduga ada catatan gratifikasi, penerimaan uang koordinasi, loh newarang ini tapi saya duga kuat tulisan beliau," kata Sugeng, seperti dikutip Suara.com dari siaran televisi Satu Meja Kompas TV.
Sugeng menduga, isi dari buku hitam yang sering ditenteng Ferdy Sambo itu menyimpan banyak transaksi penerimaan uang koordinasi terkait pengusaha tambang.
Ketika ditanyakan terkait apa yang mendasari kesimpulan tersebut, Sugeng mengatakan bahwa dirinya hanya menerawang.
Namun, Sugeng menyebut bahwa ada dugaan Ferdy Sambo terlibat dalam kasus gratifikasi yang juga menyeret beberapa nama aparat kepolisian.
"Setidakya ada dua wilayah di Kaltim yang menyangkut seorang Briptu IB dan di Kaltara menyangkut Briptu SB, itu kalau diteliti lagi catatannya ada juga kaitannya dengan polisi jenderal bintang dua, bintang satu," paparnya.
"Saya enggak mau mengatakan [ada] gitu [sumber orang dalam], berarti saya membuka sumber," sambungnya.
Baca Juga: Alasan Bripka RR Lucuti Senjata Brigadir J sebelum Penembakan, Dibacakan saat Eksepsi
Sugeng pun kembali menegaskan, bahwa ada rahasia di balik buku hitam yang sering ditenteng oleh mantan Kadiv Propam tersebut.
"Bukan buku biasa apalagi dipegang Kadiv Propam," pungkasnya.
Penjelasan Tim Kuasa Hukum
Bobby Rahman Manulu selaku tim kuasa hukum Ferdy Sambo, sebelumnya juga telah menjelaskan perihal isi dari buku hitam yang sering dibawa kliennya itu.
Menurut Bobby, buku tersebut hanyalah catatan pribadi milik Ferdy Sambo sejak dirinya menjabat di Dirtipidum Polri.
"(Catatatan sejak) Bareskrim Polri sampai dengan saat ini, seluruh kegiatan. Jadi kegiatan sehari-hari itu apa, misalnya dia rapat, pokoknya kegiatan sehari-hari, beliau menjabat kasubdit 3 direktorat tindak pidana umum Bareskrim Polri, itu aja isinya," kata Bobby, dikutip dari Suara.com pada Senin (17/10/2022).
Bobby kemudian mengaku tidak mengetahui pasti perihal rincian dari buku catatan milik Ferdy Sambo tersebut.
"Saya nggak tahu, pokoknya saya kan nanya, saya kan banyak ditanya wartawan mengenai buku hitam itu, apa sih isinya bro. Ini, saya sempat lihat-lihat, oh memang catatan, seluruh catatan kegiatan beliau lah," tutur Bobby menjelaskan.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Jaksa Minta Nota Keberatan Ferdy Sambo Ditolak oleh Hakim, Sama seperti Putri Candrawathi
-
Pakar Psikolog Forensik Beberkan Bahaya 'Relasi Kuasa' Ferdy Sambo yang Mampu Pengaruhi Nalar Bawahannya
-
Hakim Diminta untuk Tolak Eksepsi Putri Candrawathi oleh Jaksa
-
Selain Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal Kembali Jalani Sidang, Agenda Tanggapan JPU atas Keberatan Terdakwa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing