SuaraSoreang.id - Komika Bintang Emon yang dikenal dengan kritik pedas dan cerdasnya terhadap kondisi perpolitikan di Indonesia, kembali buka suara terkait kabar para petinggi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang enggan mundur dari jabatannya.
Seperti yang biasa dilakukan, Bintang Emon mengemas kritikan pedasnya melalui konten kocak berupa parodi di akun Instagram pribadinya.
Di awal video, Bintang mengungkapkan penyesalannya terkait para petinggi sepak bola di Indonesia yang hingga saat ini masih belum merespon desakkan masyarakat yang meminta mereka untuk mundur.
"Ada yang tetep gak mau mundur," kata Bintang Emon, dikutip dari akun Instagram pribadinya, pada Jumat (21/10/2022).
"Tapi ya udah lah ya, apa yang bisa kita lakukan?" imbuhnya.
Bintang juga berdoa, supaya tragedi Kanjuruhan yang terjadi awal Oktober 2022 lalu, tidak menjadi pembanding bagi para petinggi sepak bola di Indonesia ke depannya.
"Kita doain aja semoga kejadian ini nggak jadi pembanding buat penerusnya nanti," ucap Bintang.
Video yang diunggah Bintang Emon itu kemudian beralih ke sebuah parodi konverensi pers di tahun 2134.
Dalam parodi tersebut, Bintang Emon berperan sebagai salah seorang petinggi olah raga, yang menyampaikan belasungkawa atas tragedi yang menewaskan 50 korban jiwa dalam sebuah pertandingan di tahun tersebut.
Baca Juga: Kisah Nyata Seorang Karyawan yang Selamat dari Kecelakaan Kerja karena Teriakan Hantu
Kemudian salah seorang yang berperan sebagai wartawan dalam parodi itu menanyakan perihal desakkan masyarakat yang meminta Bintang Emon untuk mundur dari jabatannya.
Bintang Emon pun menjawab dengan membandingkan tragedi di tahun itu dengan tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan lebih korban jiwa.
"Bah, sudah gila dia! Yang lalu aja seratus sekian meninggal gak ngundurin diri, kok kita harus ngundurin diri," jawab Bintang Emon dalam parodi tersebut.
"Masih untung loh tadi kita pembukaan ini ga pake 'hadirin yang berbahagia'," sindirnya.
Sindiran lainnya adalah terkait fun football yang baru-baru ini dilakukan para petinggi PSSI dengan Presiden FIFA.
"Ini udah H+ sebulan kita masih belum fun football, betul?" tambahnya.
Berita Terkait
-
Desakan Mundur Ketum PSSI semakin Deras, Juru Bicaranya 'Gak Pake Disuruh Nanti Tahun 2023 Ya Ganti'
-
Kemarin Ketum PSSI Diperiksa, Sekarang Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 134 Orang
-
Ketum PSSI Iwan Bule Diperiksa dengan 45 Pertanyaan selama 5 Jam, Terkait Tragedi Kanjuruhan
-
Ketua Umum PSSI Bisa Saja Tersandung Pidana dalam Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Beberkan Alasannya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Mediterranean Muse: Saat Tas Travel Bertransformasi Menjadi Fashion Statement
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang