/
Rabu, 26 Oktober 2022 | 07:34 WIB
Bidhumas Polda Banten

SuaraSoreang.id - Nikita Mirzani ditahan Kejaksaan Negeri Serang atas dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dito Mahendra.

Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachdim mengatakan, bahwa kliennya masih sempat tertawa setelah ditetapkan akan ditahan oleh Kejari Serang.

"Dia ketawa," ucap Fahmi, dikutip dari akun TikTok @duniahiburan10, Selasa (25/10/2022).

Selain itu, kata Fahmi, Nikita juga percaya bahwa Allah akan memberikan pertolongan kepda dirinya, yang menurutnya telah didzalimi oleh Dito Mahendra selaku pelapor.

"Dia bilang 'saya mohon supaya Allah yang turun tangan dalam persoalan ini', udah itu saja yang dia sampaikan," terangnya.

"Dan dia yakin, bahwa siapapun yang mendzalimi siapapun, pasti Allah akan turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan," sambungnya.

Selebihnya, Fahmi mengaku bahwa Nikita Mirzani tidak mau berkomentar apa-apa lagi terkait status penahanannya ole Kejaksaan Negeri Serang.

Terkait teriakan Nikita Mirzani di kantor Kejari Serang, Fahmi mengatakan bahwa hal itu bukanlah apa-apa, melainkan hanya ungkapan kekecewaan dari kliennya itu.

"Itu urusan lain teriak-teriak, biasa. Karena dia merasa bahwa saya (Nikita Mirzani) pada saat tengah malam didatangi ke rumah saya, digerebeg segala macam," kata Fahmi.

Baca Juga: Pihak Keluarga Akui Terima Ancaman dari Sosok Misterius Selepas Pemakaman Brigadir J, Ferdy Sambo?

Menurut Fahmi, Nikita Mirzani datang ke Kejari dengan baik-baik, namun malah diperlakukan seperti halnya seorang tahanan.

"Tapi saya datang baik-baik di kejaksaan, saya langsung diperlakukan seperti ini," jelas Fahmi menerangkan perkataan Nikita Mirzani.

Dilaporkan Dito Mahendra Sejak Bulan Mei 2022

Potret Nikita Mirzani. (sumber: Instagram.com/@nikitamirzanimawardi_172)

Sebagai informasi, Niita Mirzani telah ditetapkan sebagai tersangka atas laporan yang dilayangkan Dito Mahendra ke Polres Serang Kota pada 16 Mei 2022 lalu.

Dalam laporan tersebut, Nikita Mirzani dikenakan pasal Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) atau Pasal 36 jo Pasal 51 ayat (2) UU ITE dan Pasal 311 KUHP.

Nikita Mirzani sejak awal dinilai tidak kooperatif lantaran dua kali mangkir dari panggilan polisi untuk dilakukan pemeriksaan pada 24 Juni dan 6 Juli 2022 lalu.

Bahkan, pada tanggal 21 Juli 2022 lalu, Nikita Mirzani harus dijemput paksa oleh pihak kepolisian.

Akhirnya pada tanggal 22 Juli 2022, tim penyidik Polres Serang Kota menetapkan untuk melakukan penahanan terhadap Nikita Mirzani. Namun penahanan tersebut ditangguhkan beberapa saat setelah konferensi pers digelar, dengan alasan kemanusiaan.

Dengan penangguhan penanganan tersebut, ibu tiga anak itu kemudian dikenakan wajib lapor ke Polres Serang Kota setiap pekan.

Kini, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, Kejaksaan Negeri Serang memutuskan untuk melakukan penahanan kembali terhadap Nikita Mirzani per hari Selasa (25/10/2022) kemarin, demi kelancaran proses hukum.(*)

Sumber: Akun TikTok @duniahiburan10

Load More