/
Rabu, 26 Oktober 2022 | 22:20 WIB
Farhat Abbas Menanggapi kasus KDRT Rizky Billar dan Lesti Kejora (isntagram @farhatabbasofficial)

SuaraSoreang.id - Pengacara Farhat Abbas menyoroti kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT Rizky Billar terhadap Lesti Kejora yang terjadi beberapa waktu lalu.

Farhat Abbas sebelumnya dikabarkan memboikot hubungan Lesti Kejora dan Rizky Billar, kabar tersebut sempat viral dimedia sosial.

Menanggapi kabar tersebut Farhat Abbas menjelaskan bahwa itu hanya kreatifitas keaktifan dimedia sosial tentang menanggapi kabar atau kejadian yang sedang heboh dimedia sosial.

"Ya sebenarnya ini hanya keaktifan dimedia sosial saja," ujar Farhat Abbas saat wawancar diacara pagi-pagi ambyar dikutip dari kanal Youtube Trans Tv pada 26 Oktober 2022.

Farhat  Abbas juga ditanya mengenai urgensinya dia ikut serta menanggapi kasus KDRT Lesti Kejora, yang kemudian dianggap Farhat Abbas hanya pertengkaran pasangan bucin semata.

"Kemudian ketika saya melihat ada kasus, menurut saya, yang sudah saya prediksikan hanyalah pertengkaran sesama bucin saja, kemudian membawa ke ranah Polisi, kemudian ketika polisi sudah capek-capek bekerja, tiba-tiba dicabut kembali," kata Farhat Abbas.

Selain itu Farhat Abbas juga mengomentasi keputusan Lesti Kejora mencabut laporan KDRT dan membandingkan kasus konten prank KDRT yang dibuat oleh Baim wong beberapa waktu lalu.

Farhat Abbas menilai keputusan Lesti mencabut laporan atas Rizky Billar lebih parah dibandingkan dengan kasus konten prank Baim Wong

"Malah saya anggap ini sebenarnya lebih parah dari kasus Baim Wong," tutur Farhat Abbas.

Baca Juga: Takdir 3 Mantan Istri Raja Thailand yang Berakhir Tragis, Lumpuh, Digunduli dan Diusir

Ia melanjutkan, "Kalo Baim Wong kan, prank ya, karena ingin buat lucu-lucuan. Ingin membuat orang tertawa. Sebenarnya polisi tidak perlu baper membuat laporan."

Namun, dalam kasus Lesti Kejora, ia justru marah dan sedih ketika polisi sudah berusaha memproses laporannya terhadap Rizky Billar.

"Tapi saya melihat, justru ini bikin orang sedih, bikin orang marah. Tapi ketika sudah ditanggap, kok tiba-tiba mereka marah sama polisi. 'Kok orang baik-baik kok diproses?', kan kira-kira begitu" jelasnya.(*)

Sumber: Kanal Youtube Transtv Official

Load More